BPJS kesehatan dukung integrasi KPS-JKN
Kamis, 2 Juli 2015 18:53 WIB
BPJS kesehatan di Jayapura (Foto: Antara Papua/Anwar)
Jayapura (Antara Papua) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Divisi Regional XII Papua dan Papua Barat mendukung integrasi antara Kartu Papua Sehat (KPS) dengan kartu Jaminan Kesehatan Nasional pada 2016.
Kepala BPJS Regional XII Papua-Papua Barat dr. Hidayat Simantapura di Jayapura, Kamis, mengatakan pada prinsipnya pihaknya mendukung langkah Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk mengintegrasikan KPS dengan JKN pada 2016.
"Pemerintah pusat memang telah memberikan tenggat waktu hanya tiga tahun kepada setiap Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) termasuk KPS untuk menyatu dengan BPJS Kesehatan, sejak badan ini mulai menjalankan fungsinya pada 1 Januari 2014," katanya.
Menurut dia, lamanya masa transisi tiga tahun untuk memberikan kesempatan kepada daerah untuk mengurus hal-hal teknis terkait dengan integrasi tersebut, mulai dari jumlah dan sasaran kepesertaan hingga perubahan anggaran yang dialokasikan.
"Dalam studi banding dengan Dinkes Papua ke Aceh, kita sudah belajar dari Aceh dengan kelebihan dan kekurangannya. Ini jadi modal bagi kita dan Dinkes Papua untuk membangun kerja sama guna menyukseskan integrasi KPS dengan JKN," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai mengatakan setelah pihaknya dan mitra kerja belajar dari sistem integrasi dan pelayanan Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh (JKRA) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Naggroe Aceh Darussalam, pada 2016 pihaknya siap bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mengintegrasikan KPS dan JKN di seluruh Provinsi Papua.
Kegiatan studi banding ke Provinsi Naggroe Aceh Darussalam tentang integrasi kartu JKRA-JKN pada 24-25 Juni 2015.
Rombongan yang mengikuti studi banding tersebut, yakni Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Ponidin, Kepala BPJS Regional XII dr. Hidayat Simantapura, Kepala Departemen Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Divisi Regional XXII Hamid Sirajudin, Kepala BPJS Cabang Jayapura Natalia Panggelo, serta Paskalis A. Howay dan Gusty Masan Raya dari Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua. (*)
Kepala BPJS Regional XII Papua-Papua Barat dr. Hidayat Simantapura di Jayapura, Kamis, mengatakan pada prinsipnya pihaknya mendukung langkah Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk mengintegrasikan KPS dengan JKN pada 2016.
"Pemerintah pusat memang telah memberikan tenggat waktu hanya tiga tahun kepada setiap Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) termasuk KPS untuk menyatu dengan BPJS Kesehatan, sejak badan ini mulai menjalankan fungsinya pada 1 Januari 2014," katanya.
Menurut dia, lamanya masa transisi tiga tahun untuk memberikan kesempatan kepada daerah untuk mengurus hal-hal teknis terkait dengan integrasi tersebut, mulai dari jumlah dan sasaran kepesertaan hingga perubahan anggaran yang dialokasikan.
"Dalam studi banding dengan Dinkes Papua ke Aceh, kita sudah belajar dari Aceh dengan kelebihan dan kekurangannya. Ini jadi modal bagi kita dan Dinkes Papua untuk membangun kerja sama guna menyukseskan integrasi KPS dengan JKN," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai mengatakan setelah pihaknya dan mitra kerja belajar dari sistem integrasi dan pelayanan Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh (JKRA) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Naggroe Aceh Darussalam, pada 2016 pihaknya siap bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mengintegrasikan KPS dan JKN di seluruh Provinsi Papua.
Kegiatan studi banding ke Provinsi Naggroe Aceh Darussalam tentang integrasi kartu JKRA-JKN pada 24-25 Juni 2015.
Rombongan yang mengikuti studi banding tersebut, yakni Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Ponidin, Kepala BPJS Regional XII dr. Hidayat Simantapura, Kepala Departemen Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Divisi Regional XXII Hamid Sirajudin, Kepala BPJS Cabang Jayapura Natalia Panggelo, serta Paskalis A. Howay dan Gusty Masan Raya dari Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua. (*)
Pewarta : Pewarta: Musa Abubar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Yonif 136/TS pastikan warga Kampung Lima Lima peroleh layanan kesehatan
18 March 2026 8:33 WIB
Jasa Raharja Papua beri layanan kesehatan gratis bagi pemudik di Pelabuhan Jayapura
17 March 2026 9:19 WIB
Pemprov Papua Selatan fokus tingkatkan pelayanan kesehatan secara terintegrasi
11 March 2026 7:52 WIB