Kabasarnas: kondisi pesawat Trigana hancur dan terbakar
Selasa, 18 Agustus 2015 16:35 WIB
Kabasarnas FH Bambang Soelistyo (Foto: Antara Papua/Anwar)
Jayapura (Antara Papua) - Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengatakan, pesawat Trigana PK-YRN dengan nomor penerbangan IL-267 yang hilang kontak sudah ditemukan dalam kondisi hancur dan terbakar.
"Berdasarkan informasi yang baru saya terima pada pukul 11.05 WIT, tim SAR yang ada di daerah operasi sudah berhasil menemukan 20 jenazah korban dalam kondisi setengah utuh dan terbakar," katanya, di Jayapura, Selasa.
Bambang menjelaskan, saat ini kondisi cuaca tidak bersahabat dan diharapkan evakuasi dapat berjalan dengan lancar.
"Saat ini kami fokus pada proses evakuasi korban, juga mencari black box dan serpihan pesawat yang bisa diperiksa dan membantu proses pencarian," ujarnya lagi.
Dia menuturkan, pihaknya sedang bekerja, dan tim yang ada di Jayapura juga sudah mempersiapkan Rumah Sakit Bhayangkara untuk selanjutnya akan dilakukan investigasi.
"Sampai saat ini belum ditemukan adanya penumpang yang selamat, kami hanya menemukan 20 jenazah korban," katanya lagi.
Dia menambahkan, sebanyak 20 jenazah tersebut ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat, namun kini pihaknya agak kesulitan untuk membawa jenazah ke Oksibil.
Pesawat Trigana PK-YRN dengan nomor penerbangan IL-267 hilang kontak di sekitar wilayah Oksibil, Papua.
Pesawat hilang saat hendak menempuh rute Jayapura (DJJ)-Oksibil (OKS), dan pesawat take off dari Bandara Sentani pukul 14.22 WIT, dengan estimasi tiba pada pukul 15.04 WIT.
Pukul 14.55 pesawat tersebut melakukan kontak dengan tower Oksibil, ternyata kontak tersebut merupakan kontak terakhir, setelah pada pukul 15.00 tidak ada jawaban dari pesawat tersebut. (*)
"Berdasarkan informasi yang baru saya terima pada pukul 11.05 WIT, tim SAR yang ada di daerah operasi sudah berhasil menemukan 20 jenazah korban dalam kondisi setengah utuh dan terbakar," katanya, di Jayapura, Selasa.
Bambang menjelaskan, saat ini kondisi cuaca tidak bersahabat dan diharapkan evakuasi dapat berjalan dengan lancar.
"Saat ini kami fokus pada proses evakuasi korban, juga mencari black box dan serpihan pesawat yang bisa diperiksa dan membantu proses pencarian," ujarnya lagi.
Dia menuturkan, pihaknya sedang bekerja, dan tim yang ada di Jayapura juga sudah mempersiapkan Rumah Sakit Bhayangkara untuk selanjutnya akan dilakukan investigasi.
"Sampai saat ini belum ditemukan adanya penumpang yang selamat, kami hanya menemukan 20 jenazah korban," katanya lagi.
Dia menambahkan, sebanyak 20 jenazah tersebut ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat, namun kini pihaknya agak kesulitan untuk membawa jenazah ke Oksibil.
Pesawat Trigana PK-YRN dengan nomor penerbangan IL-267 hilang kontak di sekitar wilayah Oksibil, Papua.
Pesawat hilang saat hendak menempuh rute Jayapura (DJJ)-Oksibil (OKS), dan pesawat take off dari Bandara Sentani pukul 14.22 WIT, dengan estimasi tiba pada pukul 15.04 WIT.
Pukul 14.55 pesawat tersebut melakukan kontak dengan tower Oksibil, ternyata kontak tersebut merupakan kontak terakhir, setelah pada pukul 15.00 tidak ada jawaban dari pesawat tersebut. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Posko ESDM: sistem kelistrikan Papua kondisi surplus selama liburan Nataru
27 December 2025 21:32 WIB
LMA Jayawijaya ajak warga menjaga kondisi kamtibmas jelang penetapan MK
25 January 2025 10:27 WIB, 2025
Polsek Nimbokrang Jayapura razia kendaraan lintas daerah cipta kondisi
16 December 2024 2:09 WIB, 2024
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat
15 December 2025 23:08 WIB