Biak (Antara Papua) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Supiori, Papua Viktor Manufandu membantah menyalagunakan dana penanggulangan bencana alam sebesar Rp800 juta lebih.

"Tidak benar BPBD menyelewengkan dana bantuan hibah pemerintah pusat untuk membantu warga di daerah rawan bencana," ucap Viktor Manufandu kepada pers di Biak, Senin, menanggapi kabar terkait penyelidikan dugaan korupsi dana bencana alam Supiori.

Ia mengakui, sebagai kepala SKPD ia telah menindaklanjuti pemanfaatan dana dengan benar sesuai kebutuhan.

Viktor mengakui sangat terganggu informasi yang menyudutkan institusi BPBD atas penayalagunaan dana bantuan hibah bencana alam Kabupaten Supiori tahun 2015.

Dia mengharapkan kalangan media melakukan cek and recheck terhadap informasi yang berkembang sehingga tidak terjadi penafiran salah salam menyikapi dana bencana daerah.

"Silakan saja penyelidikan dilakukan aparat berwenang karena ini menjadi kewenangan bersangkutan," kata Kepala BPBD Viktor Manufandu.

Kabupaten Supiori merupakan daerah pemekaran dari kabupaten Biak Numfor dibentuk sesuai uU No 35 tahun 2003 dengan ibukota Sorindiweri.(*)