Pertamina pastikan pasokan eliji aman jelang Idul Adha
Selasa, 21 Agustus 2018 14:41 WIB
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta (Antaranews Papua) - PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan Liquified Petroleum Gas (LPG) baik subsidi maupun non subsidi untuk masyarakat jelang perayaan Idul Adha 2018 tetap mencukupi di seluruh wilayah dan tersedia dalam jumlah yang memadai.
Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengatakan berdasarkan data realisasi LPG PSO dan Non PSO, rata-rata harian meningkatan konsumsi tidak signifikan.
"Konsumsi naik, tapi tidak signifikan. Untuk Agustus realisasi harian jumlahnya masih di kisaran 23 ribu metrik ton (MT) per hari. Adapun ketahanan stok aman yakni rata-rata 18 hari," kata Adiatma.
Sejak Januari sampai Mei 2018, konsumsi LPG di kisaran 23,462 Metrik Ton per hari. Saat momentum Ramadhan dan Idul Fitri, konsumsi meningkat sekitar 5 persen kemudian kembali normal pada Juli 2018 .
Menurut Adiatma, konsumsi LPG PSO dan Non PSO jelang Idul Adha tahun ini, tidak setinggi saat Idul Fitri karena hari besar tersebut jatuh pada hari Rabu, tidak bersamaan dengan cuti bersama ataupun libur panjang, sehingga apabila terjadi kenaikan konsumsi masih relatif kecil.
Adiatma menambahkan untuk memudahkan mendapatkan LPG, masyarakat bisa mendapatkan di Agen Pertamina dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat.
Masyarakat juga bisa mendapatkan LPG di SPBU serta minimarket yang menjadi jalur distribusi LPG Non Subsidi. Pertamina juga bekerja sama dengan Pemda melalui pasar murah yang dilaksanakan di beberapa daerah seperti Jawa Timur dan Bali.
Sementara itu, Pertamina juga memberi perhatian khusus kepada daerah Lombok Nusa Tenggara Barat, pasca gempa yakni memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG kepada masyarakat dan pengungsi di Lombok.
Adapun pada kondisi harian normal, rata rata konsumsi LPG 3 kg mencapai 260 MT dan telah dilakukan penambahan secara fakultatif sebesar 551 MT sejak 17 Agustus hingga 22 Agustus mendatang.
Demikian juga dengan pasokan Bright Gas juga dilakukan penambahan baik untuk penjualan sekaligus untuk pasokan ke dapur umum posko pengungsian.
Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengatakan berdasarkan data realisasi LPG PSO dan Non PSO, rata-rata harian meningkatan konsumsi tidak signifikan.
"Konsumsi naik, tapi tidak signifikan. Untuk Agustus realisasi harian jumlahnya masih di kisaran 23 ribu metrik ton (MT) per hari. Adapun ketahanan stok aman yakni rata-rata 18 hari," kata Adiatma.
Sejak Januari sampai Mei 2018, konsumsi LPG di kisaran 23,462 Metrik Ton per hari. Saat momentum Ramadhan dan Idul Fitri, konsumsi meningkat sekitar 5 persen kemudian kembali normal pada Juli 2018 .
Menurut Adiatma, konsumsi LPG PSO dan Non PSO jelang Idul Adha tahun ini, tidak setinggi saat Idul Fitri karena hari besar tersebut jatuh pada hari Rabu, tidak bersamaan dengan cuti bersama ataupun libur panjang, sehingga apabila terjadi kenaikan konsumsi masih relatif kecil.
Adiatma menambahkan untuk memudahkan mendapatkan LPG, masyarakat bisa mendapatkan di Agen Pertamina dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat.
Masyarakat juga bisa mendapatkan LPG di SPBU serta minimarket yang menjadi jalur distribusi LPG Non Subsidi. Pertamina juga bekerja sama dengan Pemda melalui pasar murah yang dilaksanakan di beberapa daerah seperti Jawa Timur dan Bali.
Sementara itu, Pertamina juga memberi perhatian khusus kepada daerah Lombok Nusa Tenggara Barat, pasca gempa yakni memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG kepada masyarakat dan pengungsi di Lombok.
Adapun pada kondisi harian normal, rata rata konsumsi LPG 3 kg mencapai 260 MT dan telah dilakukan penambahan secara fakultatif sebesar 551 MT sejak 17 Agustus hingga 22 Agustus mendatang.
Demikian juga dengan pasokan Bright Gas juga dilakukan penambahan baik untuk penjualan sekaligus untuk pasokan ke dapur umum posko pengungsian.
Pewarta : Mentari Dwi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua pastikan laksanakan ujian susulan bagi sekolah terdampak gangguan jaringan
09 April 2026 18:51 WIB
Satgas Yonif 136/TS pastikan warga Ilu peroleh layanan kesehatan secara baik
07 April 2026 20:40 WIB
Pertamina Papua pastikan distribusi energi aman hingga libur Lebaran berakhir
27 March 2026 9:16 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemprov Papua targetkan pendapatan dari pajak kendaraan sebesar Rp81 miliar pada 2026
08 April 2026 20:32 WIB
Bulog Papua siapkan 38.775 ton beras penuhi kebutuhan warga di Bumi Cenderawasih
02 April 2026 19:47 WIB
BPS Papua sebut 20 komoditas di Bumi Cenderawasih penyumbang inflasi pada Maret 2026
02 April 2026 12:30 WIB