Pemkab Biak Numfor fasilitasi budidaya 100 hektare tanaman jagung
Jumat, 31 Agustus 2018 8:42 WIB
Lahan budidaya tanaman komoditas jagung di Biak Numfor, Papua. (Referensi pihak ketiga)
Biak (Antaranews Papua) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, memfasilitasi budidaya 100 hektare tanaman jagung dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan kelompok tani setempat dalam tahun anggaran 2018.
"Bantuan bibit jagung dan sarana produksi merupakan stimulan atau pengungkit dalam memuwujudkan petani dan pelaku usaha hortikultura yang mandiri dan berkelanjutan dalam menjalankan usahanya," kata Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak I Made Suaryadana dihubungi di Biak, Jumat.
Ia menyebut pembangunan sub sektor hortikultura tidak terlepas dari upaya pelestarian lingkungan serta membuka penciptaan lapangan kerja.
Bahkan sub sektor holtikutura bertujuan, lanjutnya, untuk peningkatan pendapatan hingga mampu menarik investasi skala kecil dan menengah.
"Peningkatan ketahanan pangan melalui penyediaan produk hortikultura sayur mayur, jagung, cabai dan pepaya," katanya.
Made Suaryadana mengakui pelaksanaan tugas perbantuan berupa budi daya tanaman jagung utuk mengimlplementasikan misi Kementerian Pertanian sebagai upaya "Terwujudnya ketahanan pangan dan kedaulatan pangan, melalui sistem pertanian industri yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan petani".
Selain tanaman jagung, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak pada tahun 2018 juga akan melakukan budi daya tanaman cabai seluas 30 hektare dan pepaya 10 hektare.
"Untuk program budi daya pertanian tugas perbantuan 2018 akan diberikan bibit tanaman dan alat sarana produksi pertanian," ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Ketahanan Pangan pada tahun 2018 juga telah melakukan panen perdana hasil produksi sayur mayur berupa buah pare, bayam, cabai di Kampung Rimba Jaya Distrik Biak Timur.
"Bantuan bibit jagung dan sarana produksi merupakan stimulan atau pengungkit dalam memuwujudkan petani dan pelaku usaha hortikultura yang mandiri dan berkelanjutan dalam menjalankan usahanya," kata Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak I Made Suaryadana dihubungi di Biak, Jumat.
Ia menyebut pembangunan sub sektor hortikultura tidak terlepas dari upaya pelestarian lingkungan serta membuka penciptaan lapangan kerja.
Bahkan sub sektor holtikutura bertujuan, lanjutnya, untuk peningkatan pendapatan hingga mampu menarik investasi skala kecil dan menengah.
"Peningkatan ketahanan pangan melalui penyediaan produk hortikultura sayur mayur, jagung, cabai dan pepaya," katanya.
Made Suaryadana mengakui pelaksanaan tugas perbantuan berupa budi daya tanaman jagung utuk mengimlplementasikan misi Kementerian Pertanian sebagai upaya "Terwujudnya ketahanan pangan dan kedaulatan pangan, melalui sistem pertanian industri yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan petani".
Selain tanaman jagung, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak pada tahun 2018 juga akan melakukan budi daya tanaman cabai seluas 30 hektare dan pepaya 10 hektare.
"Untuk program budi daya pertanian tugas perbantuan 2018 akan diberikan bibit tanaman dan alat sarana produksi pertanian," ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Ketahanan Pangan pada tahun 2018 juga telah melakukan panen perdana hasil produksi sayur mayur berupa buah pare, bayam, cabai di Kampung Rimba Jaya Distrik Biak Timur.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Papua bersama Pemkab Biak Numfor bersinergi jaga pasokan LPG tetap aman
17 April 2026 8:46 WIB
Kapolres Biak Numfor minta warga tak euforia berlebihan rayakan Tahun Baru 2026
29 December 2025 20:07 WIB
DPRK Biak Numfor harap program Asta Cita membangun rumah prioritas warga kampung
28 December 2025 12:30 WIB
Disdik Biak Numfor sebut program literasi tingkatkan minat membaca anak SD
28 December 2025 2:19 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Gubernur Tabo harap "Bunda PAUD" siapkan generasi yang andal di Papua Pegunungan
11 May 2026 13:31 WIB
Komite Eksekutif sebut "Community Gateway" jadi kemajuan internet Papua Pegunungan
09 May 2026 19:43 WIB