Kemenkes bawa konsultan ukur kekuatan tanah RS Vertikal Wamena
Senin, 29 Oktober 2018 20:43 WIB
Wakil Bupati Jayawijaya John R Banua. (Antaranews Papua/Marius Frisson Yewun)
Wamena (Antaranews Papua) - Perwakilan Kementerian Kesehatan membawa konsultan ke Wamena, Papua, untuk menghitung kekuatan tanah yang di atasnya akan dibangun rumah sakit vertikal.
"Tadi saya dengan staf dari kementerian bersama konsultan perencanaan melihat langsung lokasi yang kami siapkan untuk pembangunan rumah sakit vertikal ini," kata Wakil Bupati Jayawijaya John R Banua di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Senin.
John Banua mengatakan konsultan akan tinggal di Wamena beberapa hari untuk sondir (menghitung kekuatan tanah).
"Dari sondir tanah, mereka akan tahun berapa banyak tiang pancang yang akan didatangkan untuk pembangunan rumah sakit ini," katanya.
Selain sondir, konsultan juga mengukur lokasi RS vertikal yang sudah disiapkan oleh pemkab Jayawijaya tersebut.
"Pada tahun 2018 mereka membuat perencanaan pembangunannya, dan nanti tahun 2019 akan memulai pembangunan fisik. Mudah?mudahan tahapan ini berjalan dengan baik hingga tahapan perencanaan selesai," katanya.
Wabup memastikan 10 hektare tanah yang hendak digunakan untuk pembangunan RS vertikal sudah dibebaskan dari pemilik ulayat, sehingga tidak ada masalah.
"Tadi saya dengan staf dari kementerian bersama konsultan perencanaan melihat langsung lokasi yang kami siapkan untuk pembangunan rumah sakit vertikal ini," kata Wakil Bupati Jayawijaya John R Banua di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Senin.
John Banua mengatakan konsultan akan tinggal di Wamena beberapa hari untuk sondir (menghitung kekuatan tanah).
"Dari sondir tanah, mereka akan tahun berapa banyak tiang pancang yang akan didatangkan untuk pembangunan rumah sakit ini," katanya.
Selain sondir, konsultan juga mengukur lokasi RS vertikal yang sudah disiapkan oleh pemkab Jayawijaya tersebut.
"Pada tahun 2018 mereka membuat perencanaan pembangunannya, dan nanti tahun 2019 akan memulai pembangunan fisik. Mudah?mudahan tahapan ini berjalan dengan baik hingga tahapan perencanaan selesai," katanya.
Wabup memastikan 10 hektare tanah yang hendak digunakan untuk pembangunan RS vertikal sudah dibebaskan dari pemilik ulayat, sehingga tidak ada masalah.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polsek KPL Jayapura tangkap dua penyelundup bawa enam kilogram ganja gunakan KM Ciremai
02 March 2026 15:12 WIB
Diskop Papua Pegunungan sebut Kopdes Merah Putih bawa manfaat besar bagi OAP
25 January 2026 8:06 WIB
Diskop Papua Pegunungan sebut Kopdes Merah Putih bawa dampak ekonomi bagi OAP
17 January 2026 15:44 WIB
Pemkab Biak Numfor: Semangat pembaharuan Muhammadiyah bawa kemajuan di daerah
07 December 2025 6:53 WIB
SAR gabungan evakuasi perahu mati mesin bawa tenaga kesehatan di Sungai Digoel
05 December 2025 2:27 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Gubernur Tabo harap "Bunda PAUD" siapkan generasi yang andal di Papua Pegunungan
11 May 2026 13:31 WIB
Komite Eksekutif sebut "Community Gateway" jadi kemajuan internet Papua Pegunungan
09 May 2026 19:43 WIB