Menkominfo: Jaringan internet terkendali selama WFH
Rabu, 8 April 2020 0:45 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. (ANTARA/HO Biro Humas Kominfo)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan peningkatan lalu lintas, traffic, internet selama periode bekerja dari rumah, work from home, masih berada dalam kapasitas para penyedia operator seluler.
"Peningkatan internet sekitar 5 sampai 10 persen, masih berada di bawah tahun lalu, saat hari raya, peningkatan bisa 20 sampai 30 persen," kata Menteri Kominfo Johnny G Plate, saat rapat secara virtual dengan Komisi I DPR RI, yang disiarkan secara langsung, Selasa sore.
Kominfo menyebutkan kenaikan maksimal lalu lintas internet berada di angka 30 sampai 40 persen, artinya hingga saat ini ketersediaan bandwidth dari operator seluler masih cukup.
Menurut catatan Kominfo, sejak WFH berlaku, terdapat pergeseran penggunaan internet, dari yang biasanya tinggi di daerah perkantoran dan sekolah, menjadi ke pemukiman dan perumahan.
Operator menurut Johnny belum menyampaikan soal ketersediaan badwidth. Kominfo memahami kapasitas bandwidth setiap operator seluler berbeda, untuk itu ia meminta operator menjaga kapasitas bandwidth dan kualitas jaringan selama masa krisis ini.
"Tersedianya jaringan, fix maupun mobile broadband, kami perhatikan, juga operator seluler dan perusahaan lainnya yang membuat infrastruktur supaya tidak ada gangguan," kata Johnny.
Sementara operator seluler menjaga kualitas jaringan, Kominfo juga mengingatkan masyarakat bahwa spektrum frekuensi memiliki kemampuan terbatas, begitu juga dengan bandwidth internet, dalam kondisi krisis seperti ini.
"Pemanfaatan ruang digital kita lakukan secara efisien, baik, benar dan bermanfaat," kata dia.
Dalam rapat tersebut, Kominfo menyampaikan operator telekomunikasi berkontribusi memberikan dana untuk kepedulian di masa pandemik virus corona ini, jumlahnya total mencapai Rp1,9 triliun per bulan, yang akan digunakan untuk menyediakan internet secara cuma-cuma untuk sekolah, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.
"Peningkatan internet sekitar 5 sampai 10 persen, masih berada di bawah tahun lalu, saat hari raya, peningkatan bisa 20 sampai 30 persen," kata Menteri Kominfo Johnny G Plate, saat rapat secara virtual dengan Komisi I DPR RI, yang disiarkan secara langsung, Selasa sore.
Kominfo menyebutkan kenaikan maksimal lalu lintas internet berada di angka 30 sampai 40 persen, artinya hingga saat ini ketersediaan bandwidth dari operator seluler masih cukup.
Menurut catatan Kominfo, sejak WFH berlaku, terdapat pergeseran penggunaan internet, dari yang biasanya tinggi di daerah perkantoran dan sekolah, menjadi ke pemukiman dan perumahan.
Operator menurut Johnny belum menyampaikan soal ketersediaan badwidth. Kominfo memahami kapasitas bandwidth setiap operator seluler berbeda, untuk itu ia meminta operator menjaga kapasitas bandwidth dan kualitas jaringan selama masa krisis ini.
"Tersedianya jaringan, fix maupun mobile broadband, kami perhatikan, juga operator seluler dan perusahaan lainnya yang membuat infrastruktur supaya tidak ada gangguan," kata Johnny.
Sementara operator seluler menjaga kualitas jaringan, Kominfo juga mengingatkan masyarakat bahwa spektrum frekuensi memiliki kemampuan terbatas, begitu juga dengan bandwidth internet, dalam kondisi krisis seperti ini.
"Pemanfaatan ruang digital kita lakukan secara efisien, baik, benar dan bermanfaat," kata dia.
Dalam rapat tersebut, Kominfo menyampaikan operator telekomunikasi berkontribusi memberikan dana untuk kepedulian di masa pandemik virus corona ini, jumlahnya total mencapai Rp1,9 triliun per bulan, yang akan digunakan untuk menyediakan internet secara cuma-cuma untuk sekolah, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Jayawijaya sebut Telkomsat bangun gateway starlink perkuat kualitas internet
16 January 2026 17:01 WIB
Dinkes Biak Numfor sebut fasilitas internet 21 puskesmas dukung pelaporan digital
04 November 2025 22:19 WIB
Telkomsel: Kualitas internet di Tanah Papua turun imbas perbaikan jaringan
08 September 2025 18:14 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Pemprov Papua sebut tokoh adat jadi jembatan aspirasi pemerintah dan rakyat
15 February 2026 10:48 WIB
Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua
20 January 2026 4:47 WIB