Pentingnya mobil PCR untuk percepat tracing COVID-19
Minggu, 27 Desember 2020 15:26 WIB
Pentingnya mobil PCR untuk tracing COVID-19 secara cepat (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Mobil dengan fasilitas Polymerase Chain Reaction (PCR) dianggap dapat mempercepat tracing virus COVID-19, secara "jemput bola" tanpa menunggu masyarakat mengunjungi rumah sakit.
Kendaraan yang juga disebut sebagai Mobile Laboratory Biosafety (BSL) itu sebut bisa memeriksa minimal 500 sampel hingga 1.000 tes spesimen setiap harinya atau 24 jam.
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Palagimata, Sulawesi Tenggara dr. Lukman SpPD mengatakan bahwa pengadaan fasilitas mobil PCR sejalan dengan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 413/2020 tentang Pencegahan COVID-19, yaitu agar seluruh pasien yang kemungkinan tertular bisa menjangkau pemeriksaan real time PCR.
“Mobile PCR ini memang sangat dibutuhkan dan akan memudahkan pihak kami dalam melakukan testing dan tracing penyebaran COVID-19," kata Dirut RSUD Palagimata, dr. Lukman SpPD dalam siaran pers, Sabtu.
Mobil PCR sangat dibutuhkan oleh Dinas kesehatan untuk menggencarkan screening dengan cepat dan efektif, sehingga bisa terus menekan munculnya kasus-kasus baru. Setidaknya, fasilitas itu dapat melakukan pengujian sampel sebanyak 500 sampel dari masyarakat setiap harinya.
"Penanganan COVID-19 harus cepat, efektif, dan akurat, dan sesuai dengan surat Kemendagri. Kami telah meminta para satgas di tingkat kelurahan untuk secara masif meneruskan informasi ini kepada masyarakat dan agresif dalam upaya pencarian kasus dengan melakukan tracing dan upaya-upaya pemeriksaan," kata dia.
Pemerintah berharap Satgas dan petugas Rumah Sakit, dapat memelihara dengan baik Mobil PCR tersebut, sehingga kondisinya tetap bagus dan dapat digunakan sebagaimana peruntukan serta tidak disalahgunakan pemakaiannya.
Kendaraan yang juga disebut sebagai Mobile Laboratory Biosafety (BSL) itu sebut bisa memeriksa minimal 500 sampel hingga 1.000 tes spesimen setiap harinya atau 24 jam.
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Palagimata, Sulawesi Tenggara dr. Lukman SpPD mengatakan bahwa pengadaan fasilitas mobil PCR sejalan dengan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 413/2020 tentang Pencegahan COVID-19, yaitu agar seluruh pasien yang kemungkinan tertular bisa menjangkau pemeriksaan real time PCR.
“Mobile PCR ini memang sangat dibutuhkan dan akan memudahkan pihak kami dalam melakukan testing dan tracing penyebaran COVID-19," kata Dirut RSUD Palagimata, dr. Lukman SpPD dalam siaran pers, Sabtu.
Mobil PCR sangat dibutuhkan oleh Dinas kesehatan untuk menggencarkan screening dengan cepat dan efektif, sehingga bisa terus menekan munculnya kasus-kasus baru. Setidaknya, fasilitas itu dapat melakukan pengujian sampel sebanyak 500 sampel dari masyarakat setiap harinya.
"Penanganan COVID-19 harus cepat, efektif, dan akurat, dan sesuai dengan surat Kemendagri. Kami telah meminta para satgas di tingkat kelurahan untuk secara masif meneruskan informasi ini kepada masyarakat dan agresif dalam upaya pencarian kasus dengan melakukan tracing dan upaya-upaya pemeriksaan," kata dia.
Pemerintah berharap Satgas dan petugas Rumah Sakit, dapat memelihara dengan baik Mobil PCR tersebut, sehingga kondisinya tetap bagus dan dapat digunakan sebagaimana peruntukan serta tidak disalahgunakan pemakaiannya.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden sebut perjalanan domestik-LN tidak perlu PCR jika vaksin lengkap
18 May 2022 21:16 WIB, 2022
Menteri Erick Thohir tegaskan tak mungkin cari untung pribadi lewat tes PCR
19 November 2021 3:28 WIB, 2021
Pemkab Jayawijaya tetap gunakan tes PCR di bandara mencegah COVID-19
11 November 2021 3:15 WIB, 2021
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman ingatkan klinik tak berspekulasi tarif PCR
29 October 2021 14:19 WIB, 2021
Sesmenpora ungkap aturan kedatangan dan kepulangan peserta PON XX Papua
23 September 2021 15:35 WIB, 2021
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB