Kadis Pendidikan Papua menjadi relawan penerima vaksin tahap pertama
Selasa, 12 Januari 2021 14:11 WIB
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait. ANTARA/Hendrina Dian Kandipi
Jayapura (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait menjadi salah satu dari 14 relawan penerima vaksin COVID-19 tahap pertama selain tenaga kesehatan di Bumi Cenderawasih tersebut.
"Saya sudah dihubungi apakah bersedia menerima vaksin dan menyatakan bersedia dengan catatan dari pihak Dinas Kesehatan akan melihat sendiri kondisi fisik saya," kata Christian kepada ANTARA di Jayapura, Selasa.
Menurut Christian, kesediaan ini nantinya juga didasarkan pada kondisi fisik yang sesuai dengan standar yang disyaratkan oleh pihak kesehatan.
"Saya sudah mendengar ada sekitar 10-14 relawan yang bersedia divaksin, sehingga tidak ada masalah, apalagi sebelumnya hampir semua kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua sudah pernah terpapar, jadi saya siap," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya juga telah siap melakukan pemeriksaan mulai dari tensi dan lain sebagainya untuk memenuhi persyaratan kesehatan yang telah ditetapkan.
"Dari informasi yang saya dapat, bagi yang bersedia menjadi penerima vaksin akan diberi vaksinasi sebanyak dua kali yang berjarak 14 hari pada masing-masing pemberian vaksin," katanya lagi.
Dia menambahkan pemberian vaksinasi ini pasti menemui pro dan kontra namun pihaknya menegaskan tidak mungkin pemerintah hendak mencelakakan rakyatnya.
"Sehingga saya siap divaksin sesuai dengan kondisi fisik tubuh saya, dan diharapkan tidak ada masalah ke depannya, untuk keluarga dan istri juga tidak menolak jika saya hendak divaksin," ujarnya lagi.
Sebelumnya, tercatat 14 relawan di Provinsi Papua yang akan turut divaksin bersama ribuan tenaga kesehatan yang namanya tercatat sebagai penerima vaksin.
"Saya sudah dihubungi apakah bersedia menerima vaksin dan menyatakan bersedia dengan catatan dari pihak Dinas Kesehatan akan melihat sendiri kondisi fisik saya," kata Christian kepada ANTARA di Jayapura, Selasa.
Menurut Christian, kesediaan ini nantinya juga didasarkan pada kondisi fisik yang sesuai dengan standar yang disyaratkan oleh pihak kesehatan.
"Saya sudah mendengar ada sekitar 10-14 relawan yang bersedia divaksin, sehingga tidak ada masalah, apalagi sebelumnya hampir semua kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua sudah pernah terpapar, jadi saya siap," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya juga telah siap melakukan pemeriksaan mulai dari tensi dan lain sebagainya untuk memenuhi persyaratan kesehatan yang telah ditetapkan.
"Dari informasi yang saya dapat, bagi yang bersedia menjadi penerima vaksin akan diberi vaksinasi sebanyak dua kali yang berjarak 14 hari pada masing-masing pemberian vaksin," katanya lagi.
Dia menambahkan pemberian vaksinasi ini pasti menemui pro dan kontra namun pihaknya menegaskan tidak mungkin pemerintah hendak mencelakakan rakyatnya.
"Sehingga saya siap divaksin sesuai dengan kondisi fisik tubuh saya, dan diharapkan tidak ada masalah ke depannya, untuk keluarga dan istri juga tidak menolak jika saya hendak divaksin," ujarnya lagi.
Sebelumnya, tercatat 14 relawan di Provinsi Papua yang akan turut divaksin bersama ribuan tenaga kesehatan yang namanya tercatat sebagai penerima vaksin.
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua sediakan 500 lowongan bagi pencaker melalui Bursa Kerja di Jayapura
12 May 2026 16:55 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Gubernur Tabo harap "Bunda PAUD" siapkan generasi yang andal di Papua Pegunungan
11 May 2026 13:31 WIB
Komite Eksekutif sebut "Community Gateway" jadi kemajuan internet Papua Pegunungan
09 May 2026 19:43 WIB