Longsor di jalur trans Sulawesi akibat gempa Majene berhasil dibersihkan
Jumat, 15 Januari 2021 4:33 WIB
Longsor jalur trans sulawesi di Desa Onang Kecamatan Tubo kabupaten Majene yang akibat gempa tektonik dengan magnitudo 5,9 telah berhasil dibersihkan dan kendaraan sudah dapat melintas (14/01/2021) ANTARA Foto/M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Longsor yang terjadi di jalur trans sulawesi Desa Onang, Kecamatan Tubo, Kabupaten Majene, Sulbar, akibat gempa tektonik dengan magnitudo 5,9 telah berhasil dibersihkan dan kendaraan sudah dapat melintas.
Gempa dengan episentrum 5,9 magnitudo terletak pada koordinat 2,99 LS dan 118,89 BT tepatnya di darat pada jarak 4 kilometer arah Barat Laut Kabupaten Majene, terjadi Kamis siang, sekitar pukul 14,45 Wita.
Gempa pada kedalaman 10 kilometer tersebut mengakibatkan longsor yang menutup jalur trans Sulawesi di wilayah Desa Onang Kecamatan Tubo Kabupaten Majene.
Akibatnya pengendara tidak bisa melintasi jalur trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Majene dengan Kota Mamuju ibukota Provinsi Sulbar.
Pemerintah dan aparat kepolisian beserta masyarakat bersama membersihkan batu longsor yang menutup jalan sehingga jalan tersebut dapat kembali dilintasi.
"Alhamdulillah jalan yang tertutup longsor sudah bisa dilalui kendaraan, karena longsor telah dibersihkan dengan menggunakan alat berat dan bantuan masyarakat," kata Muhiddin warga setempat.
Sementara itu gempa Majene tersebut membuat panik masyarakat Majene yang berada di pesisir pantai dan memilih mengunsi ke wilayah pegunungan.
"Sejumlah rumah milik warga di Kecamatan Malunda rusak akibat gempa dan warga sebagian memilih mengunsi ke wilayah pegunungan karena takut gempa susulan dan bencana tsunami," kata Musriadi warga Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.
Gempa dengan episentrum 5,9 magnitudo terletak pada koordinat 2,99 LS dan 118,89 BT tepatnya di darat pada jarak 4 kilometer arah Barat Laut Kabupaten Majene, terjadi Kamis siang, sekitar pukul 14,45 Wita.
Gempa pada kedalaman 10 kilometer tersebut mengakibatkan longsor yang menutup jalur trans Sulawesi di wilayah Desa Onang Kecamatan Tubo Kabupaten Majene.
Akibatnya pengendara tidak bisa melintasi jalur trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Majene dengan Kota Mamuju ibukota Provinsi Sulbar.
Pemerintah dan aparat kepolisian beserta masyarakat bersama membersihkan batu longsor yang menutup jalan sehingga jalan tersebut dapat kembali dilintasi.
"Alhamdulillah jalan yang tertutup longsor sudah bisa dilalui kendaraan, karena longsor telah dibersihkan dengan menggunakan alat berat dan bantuan masyarakat," kata Muhiddin warga setempat.
Sementara itu gempa Majene tersebut membuat panik masyarakat Majene yang berada di pesisir pantai dan memilih mengunsi ke wilayah pegunungan.
"Sejumlah rumah milik warga di Kecamatan Malunda rusak akibat gempa dan warga sebagian memilih mengunsi ke wilayah pegunungan karena takut gempa susulan dan bencana tsunami," kata Musriadi warga Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Papua gelar doa bersama untuk korban bencana banjir dan longsor Sumatera
02 December 2025 2:07 WIB
Pemkab Nduga salurkan bantuan Rp200 juta dua distrik terdampak banjir-tanah longsor
04 November 2025 15:54 WIB
Personel Polres Keerom membantu normalisasi jalan akibat longsor di Waris
08 September 2025 17:03 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov tegaskan "Bangga Kencana" jadi pilar utama pembangunan keluarga Papua
15 April 2026 7:04 WIB