Cak Imin ajak semua kalangan masuk PKB gapai kemenangan Pemilu 2024
Sabtu, 26 Juni 2021 17:40 WIB
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar. (Dokumentasi Muhaimin Iskandar)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengajak semua kalangan bergabung dengan partainya untuk menggapai kemenangan Pemilu 2024.
Muhaimin mengatakan PKB adalah partai politik (parpol) yang terbuka karena PKB sejak awal dibangun bukan untuk kepentingan satu golongan, namun untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Siapa saja bisa masuk PKB untuk mengisi jabatan-jabatan publik tetapi harus menjalankan visi-visi keadilan, kemanusiaan seperti yang dicita-citakan PKB," ujar Muhaimin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Hal itu dikatakannya saat memberikan pengarahan secara virtual dalam Penyerahan SK dan Komitmen Kinerja Ketua DPC PKB se-Sulawesi Utara, Sabtu.
Ia mengatakan parpol merupakan sumber utama rekrutmen kepemimpinan nasional yang lebih kredibel pertanggungjawaban publiknya karena memiliki basis konstituen yang jelas. Menurutnya, parpol sebagai kekuatan yang harus bisa memberikan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan dan kerakyatan.
"Kami, partai politik, khususnya PKB harus menjadi kekuatan yang memiliki kemampuan memimpin, mengubah keadaan menjadi lebih tangguh, profesional, produktif, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucap pria yang akrab disapa Gus Muhaimin itu.
Oleh karena itu, kata dia, PKB harus memiliki cara bekerja lebih dibandingkan kekuatan politik lain agar menjadi unggul dan juga harus mempunyai komitmen dan ikatan yang dalam terhadap cita-cita perjuangan. Niatan itu adalah komitmen kepada nilai-nilai dan semangat dari kelahiran politik dan demokrasi PKB itu sendiri.
"Demokrasi yang menganut nilai kesamaan di depan hukum, kedaulatan rakyat, nilai-nilai kemanusiaan di atas semuanya. Itu adalah satu kekuatan sendiri. Memang PKB lahir dari tokoh-tokoh NU, dinarasikan, disusun oleh keluarga besar NU tetapi perlu dicatat bahwa seluruh pendiri PKB sejak mendirikan partai ini sudah menekankan bahwa PKB didirikan untuk bangsa, bukan hanya untuk NU, bukan untuk kepentingan sendiri-sendiri," tuturnya.
Hal tersebut yang menjadi nilai dasar PKB yang sangat penting dan membedakan PKB dengan parpol lainnya.
"Itu semua adalah nilai-nilai dasar yang sangat penting. Nilai-nilai dasar perjuangan politik PKB sebagai partai politik. Sejak awal tekad ini yang harus kita garis bawahi dan membedakan parpol dengan kekuatan lain, yang membedakan PKB dengan parpol lain," ujar Muhaimin.
Ia mengaku sangat bersyukur karena dalam berbagai survei nasional belakangan ini, elektabilitas PKB terus menunjukkan peningkatan. Bahkan, PKB sudah bertengger di papan atas bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra, dan Partai Golkar.
"Alhamdulillah, PKB menanjak di papan atas, bahkan di posisi dua, minimal tiga besar dalam formasi kekuatan politik nasional. Ini harus kami jaga. Pemilu 2024 minimal kami juara dua nasional," katanya.
Mimpi tersebut, kata Muhaimin, bisa terwujud jika seluruh kader dan pengurus di berbagai tingkatan memiliki kepercayaan yang kuat untuk menjadikan PKB sebagai pemenang pemilu.
"Selain nilai-nilai perjuangan, kemanusiaan, kebangsaan, kekuatan lain PKB adalah memiliki "grass root", massa akar rumput yang memadai. PKB dibangun dengan kultur sejarah panjang. Terpenting, PKB dibangun oleh struktur pengurus yang kokoh sampai tingkat dasar, tingkat RT," kata dia.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus di semua tingkatan untuk tidak pernah berhenti membangun kepengurusan sampai bawah, yakni tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
"Inilah kekuatan yang membedakan kami dengan kekuatan parpol lainnya. Inilah yang membedakan kami sebagai sumber rekrutmen kekuatan nasional," ucap Muhaimin.
Muhaimin mengatakan PKB adalah partai politik (parpol) yang terbuka karena PKB sejak awal dibangun bukan untuk kepentingan satu golongan, namun untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Siapa saja bisa masuk PKB untuk mengisi jabatan-jabatan publik tetapi harus menjalankan visi-visi keadilan, kemanusiaan seperti yang dicita-citakan PKB," ujar Muhaimin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Hal itu dikatakannya saat memberikan pengarahan secara virtual dalam Penyerahan SK dan Komitmen Kinerja Ketua DPC PKB se-Sulawesi Utara, Sabtu.
Ia mengatakan parpol merupakan sumber utama rekrutmen kepemimpinan nasional yang lebih kredibel pertanggungjawaban publiknya karena memiliki basis konstituen yang jelas. Menurutnya, parpol sebagai kekuatan yang harus bisa memberikan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan dan kerakyatan.
"Kami, partai politik, khususnya PKB harus menjadi kekuatan yang memiliki kemampuan memimpin, mengubah keadaan menjadi lebih tangguh, profesional, produktif, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucap pria yang akrab disapa Gus Muhaimin itu.
Oleh karena itu, kata dia, PKB harus memiliki cara bekerja lebih dibandingkan kekuatan politik lain agar menjadi unggul dan juga harus mempunyai komitmen dan ikatan yang dalam terhadap cita-cita perjuangan. Niatan itu adalah komitmen kepada nilai-nilai dan semangat dari kelahiran politik dan demokrasi PKB itu sendiri.
"Demokrasi yang menganut nilai kesamaan di depan hukum, kedaulatan rakyat, nilai-nilai kemanusiaan di atas semuanya. Itu adalah satu kekuatan sendiri. Memang PKB lahir dari tokoh-tokoh NU, dinarasikan, disusun oleh keluarga besar NU tetapi perlu dicatat bahwa seluruh pendiri PKB sejak mendirikan partai ini sudah menekankan bahwa PKB didirikan untuk bangsa, bukan hanya untuk NU, bukan untuk kepentingan sendiri-sendiri," tuturnya.
Hal tersebut yang menjadi nilai dasar PKB yang sangat penting dan membedakan PKB dengan parpol lainnya.
"Itu semua adalah nilai-nilai dasar yang sangat penting. Nilai-nilai dasar perjuangan politik PKB sebagai partai politik. Sejak awal tekad ini yang harus kita garis bawahi dan membedakan parpol dengan kekuatan lain, yang membedakan PKB dengan parpol lain," ujar Muhaimin.
Ia mengaku sangat bersyukur karena dalam berbagai survei nasional belakangan ini, elektabilitas PKB terus menunjukkan peningkatan. Bahkan, PKB sudah bertengger di papan atas bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra, dan Partai Golkar.
"Alhamdulillah, PKB menanjak di papan atas, bahkan di posisi dua, minimal tiga besar dalam formasi kekuatan politik nasional. Ini harus kami jaga. Pemilu 2024 minimal kami juara dua nasional," katanya.
Mimpi tersebut, kata Muhaimin, bisa terwujud jika seluruh kader dan pengurus di berbagai tingkatan memiliki kepercayaan yang kuat untuk menjadikan PKB sebagai pemenang pemilu.
"Selain nilai-nilai perjuangan, kemanusiaan, kebangsaan, kekuatan lain PKB adalah memiliki "grass root", massa akar rumput yang memadai. PKB dibangun dengan kultur sejarah panjang. Terpenting, PKB dibangun oleh struktur pengurus yang kokoh sampai tingkat dasar, tingkat RT," kata dia.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus di semua tingkatan untuk tidak pernah berhenti membangun kepengurusan sampai bawah, yakni tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
"Inilah kekuatan yang membedakan kami dengan kekuatan parpol lainnya. Inilah yang membedakan kami sebagai sumber rekrutmen kekuatan nasional," ucap Muhaimin.
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rektor Undiksha: usulan pengunduran Pemilu 2024 bukan langkah tepat
26 February 2022 17:20 WIB, 2022
Wakil Ketua DPR Muhaimin minta Pemerintah kendalikan harga sembako di Malut
30 January 2022 14:09 WIB, 2022
Waket DPR Muhaimin: Penambahan jabatan wamen perkuat kinerja pemerintahan
07 January 2022 14:13 WIB, 2022
Ketum PKB Cak Imin: Warga NU menanti kreasi nyata Kiai Miftah-Gus Yahya
24 December 2021 15:28 WIB, 2021
Ketum PKB Muhaimin: Perayaan Natal-Tahun Baru momentum bangun solidaritas
22 December 2021 1:28 WIB, 2021
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Gubernur sebut program rehabilitasi RTLH tingkatkan kualitas hidup warga Papua
17 April 2026 8:48 WIB
Pemkot Jayapura harap partai politik penerima dana hibah tingkatkan kualitas demokrasi
15 April 2026 10:52 WIB
Gubernur Papua sebut Dana Otsus Rp12,69 T dapat percepat bangun daerah tertinggal
14 April 2026 18:41 WIB