Sebuah ledakan dahsyat guncang ibu kota Somalia
Kamis, 25 November 2021 14:31 WIB
Arsip - Petugas keamanan mengamankan lokasi ledakan di Mogadishu, Somalia, Februari 2021. (ANTARA/Reuters)
Mogadishu (ANTARA) - Sebuah ledakan dahsyat mengguncang ibu kota Somalia, Mogadishu, pada Kamis pagi, di tengah aksi baku tembak, menurut wartawan Reuters.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden itu, namun kelompok al Shabaab kerap melancarkan serangan bom di negara Tanduk Afrika tersebut.
Ledakan yang terjadi di dekat persimpangan K4 di pusat kota Mogadishu itu sangat kuat, sehingga menghancurkan tembok sejumlah sekolah dan mobil di sekitarnya.
"Kami terguncang oleh tekanan ledakan, kemudian ditulikan oleh suara baku tembak," kata Mohamed Hussein, perawat di Rumah Sakit Osman di dekat lokasi kejadian.
Hussein mengaku dirinya berhasil dievakuasi dari reruntuhan atap.
"Tembok rumah sakit kami ambruk. Sekolah di seberang kami juga hancur. Saya tidak tahu berapa banyak orang yang meninggal," katanya.
Petugas keamanan tidak dapat langsung dihubungi untuk dimintai keterangan tentang penyebab ledakan dan jumlah korban.
Kelompok Al Shabaab memerangi pemerintah pusat Somalia selama bertahun-tahun untuk membentuk pemerintahannya sendiri berdasarkan penafsiran ketat mereka terhadap hukum syariat Islam.
Sumber: Reuters
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden itu, namun kelompok al Shabaab kerap melancarkan serangan bom di negara Tanduk Afrika tersebut.
Ledakan yang terjadi di dekat persimpangan K4 di pusat kota Mogadishu itu sangat kuat, sehingga menghancurkan tembok sejumlah sekolah dan mobil di sekitarnya.
"Kami terguncang oleh tekanan ledakan, kemudian ditulikan oleh suara baku tembak," kata Mohamed Hussein, perawat di Rumah Sakit Osman di dekat lokasi kejadian.
Hussein mengaku dirinya berhasil dievakuasi dari reruntuhan atap.
"Tembok rumah sakit kami ambruk. Sekolah di seberang kami juga hancur. Saya tidak tahu berapa banyak orang yang meninggal," katanya.
Petugas keamanan tidak dapat langsung dihubungi untuk dimintai keterangan tentang penyebab ledakan dan jumlah korban.
Kelompok Al Shabaab memerangi pemerintah pusat Somalia selama bertahun-tahun untuk membentuk pemerintahannya sendiri berdasarkan penafsiran ketat mereka terhadap hukum syariat Islam.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyidik Polresta Jayapura lakukan olah TKP ledakan di kantor redaksi Jubi
16 October 2024 14:30 WIB, 2024
Polri siapkan operasi pengamanan gereja yang ditingkatkan pascaledakan
28 March 2021 14:43 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kemenlu RI pastikan Indonesia berkontribusi lebih di kawasan Pasifik
14 October 2024 20:59 WIB, 2024