Kuota BBM Jayawijaya dipastikan tersedia dan aman
Jumat, 16 September 2022 20:22 WIB
APMS Lasminingsih di Jayawijaya. ANTARA/Marius Frisson Yewun
Wamena (ANTARA) - Kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, dipastikan tersedia dan aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
Pengelola dua dari empat agen premium minyak dan solar (APMS) di Jayawijaya, Yono di Wamena, Kamis, memastikan pendistribusian kepada masyarakat berjalan normal.
"Kuota untuk APMS Anwarudin dan Lasminingsih masih tetap sama dan tersedia. Anwarudin, pertalitenya 275 KL, solar 90 KL, pertamax 65 KL, dextalie 150 KL. Kalau di Lasminingsih, pertalite 300 KL, solar 200 KL, pertamax 50 KL, dexilite 120 KL," katanya.
Satu kendala yang terkadang menghambat ketersediaan BBM di Jayawijaya adalah cuaca, sebab jika cuaca memburuk maka berpengaruh terhadap penerbangan pengangkut BBM.
"Di Wamena itu hanya satu hambatan, yakni penerbangan. Kalau penerbangan lancar maka dipastikan kuota yang telah ditebus pasti terangkut," katanya.
Yono memastikan dua APMS ini telah memberlakukan harga terbaru dalam penjualan BBM yang ditetapkan.
Pihak APMS mendukung kepolisian yang rutin melakukan razia kendaraan pengisi BBM, terutama kendaraan yang memodifikasi tangki untuk mengambil keuntungan dari BBM subsidi.
"Kami berharap BBM subsidi yang ada pada kami, benar-benar dirasakan masyarakat kecil. Kami tidak ingin ada pemanfaatan yang dilakukan untuk mengambil hak dari masyarakat terkait BBM subsidi," katanya.
Pengelola dua dari empat agen premium minyak dan solar (APMS) di Jayawijaya, Yono di Wamena, Kamis, memastikan pendistribusian kepada masyarakat berjalan normal.
"Kuota untuk APMS Anwarudin dan Lasminingsih masih tetap sama dan tersedia. Anwarudin, pertalitenya 275 KL, solar 90 KL, pertamax 65 KL, dextalie 150 KL. Kalau di Lasminingsih, pertalite 300 KL, solar 200 KL, pertamax 50 KL, dexilite 120 KL," katanya.
Satu kendala yang terkadang menghambat ketersediaan BBM di Jayawijaya adalah cuaca, sebab jika cuaca memburuk maka berpengaruh terhadap penerbangan pengangkut BBM.
"Di Wamena itu hanya satu hambatan, yakni penerbangan. Kalau penerbangan lancar maka dipastikan kuota yang telah ditebus pasti terangkut," katanya.
Yono memastikan dua APMS ini telah memberlakukan harga terbaru dalam penjualan BBM yang ditetapkan.
Pihak APMS mendukung kepolisian yang rutin melakukan razia kendaraan pengisi BBM, terutama kendaraan yang memodifikasi tangki untuk mengambil keuntungan dari BBM subsidi.
"Kami berharap BBM subsidi yang ada pada kami, benar-benar dirasakan masyarakat kecil. Kami tidak ingin ada pemanfaatan yang dilakukan untuk mengambil hak dari masyarakat terkait BBM subsidi," katanya.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskominfo Papua ajak pelajar bijak gunakan telepon seluler di era digital
30 January 2026 12:18 WIB