Rumah sakit Biak terapkan pelayanan digitalisasi berobat pasien
Selasa, 15 November 2022 4:58 WIB
Klinik pemeriksaan mata di RSUD Biak menggunakan alat modern dan pelaporan digitalisasi pasien. ANTARA/Muhsidin
Biak (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Biak Numfor, Papua telah menerapkan teknologi informasi digitalisasi layanan kesehatan antarklinik untuk mempercepat penanganan pasien dalam berobat.
"Penggunaan layanan digitalisasi rumah sakit Biak dimotori kepemimpinan Direktur Ricardo Mayor karena sebuah tuntutan kebutuhan. Ya, termasuk pasien ingin konsultasi kesehatan dapat gunakan telemedisin," ujar Komite Medik RSUD Biak dr Wayan Widana Sp.Bedah di Biak, Senin.
Dengan layanan digitalisasi, katanya, dokter langsung memberikan hasil pemeriksaan untuk diteruskan pengambilan obat ke apotek dan diagnosa medis pasien bersangkutan.
Ia mengakui layanan digitalisasi membantu manajemen rumah sakit meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pasien yang berobat jalan maupun rawat inap.
"Ya semua hasil pemeriksaan rekam medis pasien tetap terjaga kerahasiaannya dan tersimpan secara digital," ujarnya.
Direktur RSUD Biak dr Ricardo R. Mayor mengatakan inovasi teknologi digital diterapkan manajemen rumah sakit Biak untuk perbaikan kualitas pelayanan kesehatan kepada warga setempat.
"RSUD Biak terus berinovasi mengembangkan digitalisasi layanan di RS untuk menciptakan kemudahan akses kenyamanan dan kecepatan pasien," katanya.
Ia mengatakan saat ini pasien yang akan berobat bisa mendaftar secara daring melalui layanan administrasi RSUD Biak.
"Transformasi digital layanan kesehatan memberikan kecepatan, praktis dan mempermudah pencatatan medis, cek laboratorium hingga treatment (penanganan) kesehatan pasien," katanya.
Berdasarkan data jumlah layanan pasien berobat ke RSUD Biak mencapai 129 ribu per tahun.
"Penggunaan layanan digitalisasi rumah sakit Biak dimotori kepemimpinan Direktur Ricardo Mayor karena sebuah tuntutan kebutuhan. Ya, termasuk pasien ingin konsultasi kesehatan dapat gunakan telemedisin," ujar Komite Medik RSUD Biak dr Wayan Widana Sp.Bedah di Biak, Senin.
Dengan layanan digitalisasi, katanya, dokter langsung memberikan hasil pemeriksaan untuk diteruskan pengambilan obat ke apotek dan diagnosa medis pasien bersangkutan.
Ia mengakui layanan digitalisasi membantu manajemen rumah sakit meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pasien yang berobat jalan maupun rawat inap.
"Ya semua hasil pemeriksaan rekam medis pasien tetap terjaga kerahasiaannya dan tersimpan secara digital," ujarnya.
Direktur RSUD Biak dr Ricardo R. Mayor mengatakan inovasi teknologi digital diterapkan manajemen rumah sakit Biak untuk perbaikan kualitas pelayanan kesehatan kepada warga setempat.
"RSUD Biak terus berinovasi mengembangkan digitalisasi layanan di RS untuk menciptakan kemudahan akses kenyamanan dan kecepatan pasien," katanya.
Ia mengatakan saat ini pasien yang akan berobat bisa mendaftar secara daring melalui layanan administrasi RSUD Biak.
"Transformasi digital layanan kesehatan memberikan kecepatan, praktis dan mempermudah pencatatan medis, cek laboratorium hingga treatment (penanganan) kesehatan pasien," katanya.
Berdasarkan data jumlah layanan pasien berobat ke RSUD Biak mencapai 129 ribu per tahun.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskominfo Papua ajak pelajar bijak gunakan telepon seluler di era digital
30 January 2026 12:18 WIB
Pertamina perkuat ketahanan energi nasional melalui ruang kendali terintegrasi
06 January 2026 6:08 WIB
Wagub Aryoko Rumaropen ajak kepala daerah Papua terapkan pembayaran non-tunai digital
30 December 2025 17:58 WIB
OJK Papua berikan edukasi bahaya pinjaman online ilegal dan literasi digital
11 December 2025 16:35 WIB
PT Telkom hadirkan neuCentrIX Jayapura upaya percepatan transformasi digital Papua
04 December 2025 20:58 WIB
Kominfo Kota Jayapura: PP Tunas untuk lindungi anak beraktivitas di ruang digital
03 December 2025 3:08 WIB