Biak (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Biak Numfor, Papua, Kamaruddin, menyebut selama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tahun ajaran 2023/2024 tidak ditemukan kasus kekerasan terhadap anak didik.

"Alhamdulillah semua satuan pendidikan di Biak Numfor telah melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah dengan ramah anak dan menyenangkan," ujar Kepala Disdikbud Biak Numfor Kamaruddin di Biak, Rabu.

Dari hasil pengawasan langsung ke sekolah, lanjutnya, MPLS telah memberikan edukasi dan pembelajaran siswa baru dengan ramah kepada anak didik. 

Beberapa sekolah negeri dan swasta telah melakukan MPLS dengan berbagai kegiatan yang tujuannya membentuk kepribadian siswa yang berkarakter.

Ada sekolah swasta SMP Angkasa, lanjut Kamaruddin, mengenalkan lingkungan sekolah dengan mengunjungi Skuadron udara 27 Biak untuk menanamkan disiplin dan kecintaan siswa mengikuti pendidikan.

"Manfaat Program MPLS bagi siswa menanamkan sikap kejujuran, religius berkarakter, dan berbudaya," ucapnya.

Ia mengajak para kepala sekolah, dewan guru, dan komite sekolah, dapat melakukan pengawasan melekat terhadap pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru pada awal tahun pelajaran 2024/2024.

Pada tahun ajaran baru tahun ini, kata dia, ada sekitar 3.000-an siswa di Biak Numfor yang telah melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP hingga SMA/SMK.

"Disdikbud Biak memberikan apresiasi atas kesuksesan sekolah menyelenggarakan MPLS dengan aman, nyaman, dan lancar, hingga selesai," ujar Kamaruddin.

Pantauan ANTARA, hingga Rabu pukul 11.00 WIT semua satuan pendidikan di Biak Numfor sudah menyelenggarakan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru SD/MI, SMP, dan SMA/SMK.

Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024