DLH Biak perluas layanan bank sampah hingga di Pulau Numfor
Sabtu, 16 Maret 2024 11:01 WIB
Perempuan petugas kebersihan Biak memegang piala Adipura ketujuh Biak Numfor didampingi Wakapolres Kompol Muchsit, Wakili Bupati Calvin Mansnembra dan Kadis lingkungan hidup Iwan fals (paling kanan). (ANTARA/Muhsidin)
Biak (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada 2024 akan memperluas layanan bank sampah untuk masyarakat hingga di Kepulauan Numfor.
"Setelah wilayah daratan disentuh dengan keberadaan bank sampah kami rencanakan tahun ini bisa hadir melayani masyarakat lima distrik di Kepulauan Numfor," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Biak Numfor Iwan Ismulyanto di Biak, Sabtu.
Ia mengatakan sampai saat ini pihaknya sudah mengoperasikan bank sampah induk Pasar Darfuar, ARB Kios Putih Ridge.
Sedangkan Bank Sampah Bosnik Distrik Biak Timur yang dikelola warga orang asli Papua, menurut Iwan, sedang dalam persiapan operasional.
"Untuk kehadiran bank sampah di Pulau Numfor dalam upaya menjawab pemerataan layanan kepada masyarakat," katanya.
Iwan mengaku sepulang dari penerimaan Adipura ketujuh bagi Biak Numfor, pihaknya mendapat arahan Wakil Bupati Calvin Mansnembra supaya menjangkau layanan kebersihan Pulau Numfor.
Disebutkan Iwan, untuk jangkauan pelayanan kebersihan bank sampah di pulau Numfor ditargetkan secepatnya beroperasi.
Bagi jajaran DLH Kabupaten Biak Numfor pembentukan bank sampah di Pulau Numfor sudah masuk rencana strategis daerah lingkungan hidup.
"Sehingga fasilitas pembangunan fasilitas bank sampah untuk warga di Pulau Numfor dapat terealisasikan," katanya.
Berdasarkan data pada wilayah administrasi Pemkab Biak Numfor terdiri 19 distrik, 257 kampung dan 14 kelurahan pada tahun 2024 berhasil menyabet piala Adipura ketujuh kali berturut-turut sebagai kota kecil terbersih di Indonesia.*
"Setelah wilayah daratan disentuh dengan keberadaan bank sampah kami rencanakan tahun ini bisa hadir melayani masyarakat lima distrik di Kepulauan Numfor," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Biak Numfor Iwan Ismulyanto di Biak, Sabtu.
Ia mengatakan sampai saat ini pihaknya sudah mengoperasikan bank sampah induk Pasar Darfuar, ARB Kios Putih Ridge.
Sedangkan Bank Sampah Bosnik Distrik Biak Timur yang dikelola warga orang asli Papua, menurut Iwan, sedang dalam persiapan operasional.
"Untuk kehadiran bank sampah di Pulau Numfor dalam upaya menjawab pemerataan layanan kepada masyarakat," katanya.
Iwan mengaku sepulang dari penerimaan Adipura ketujuh bagi Biak Numfor, pihaknya mendapat arahan Wakil Bupati Calvin Mansnembra supaya menjangkau layanan kebersihan Pulau Numfor.
Disebutkan Iwan, untuk jangkauan pelayanan kebersihan bank sampah di pulau Numfor ditargetkan secepatnya beroperasi.
Bagi jajaran DLH Kabupaten Biak Numfor pembentukan bank sampah di Pulau Numfor sudah masuk rencana strategis daerah lingkungan hidup.
"Sehingga fasilitas pembangunan fasilitas bank sampah untuk warga di Pulau Numfor dapat terealisasikan," katanya.
Berdasarkan data pada wilayah administrasi Pemkab Biak Numfor terdiri 19 distrik, 257 kampung dan 14 kelurahan pada tahun 2024 berhasil menyabet piala Adipura ketujuh kali berturut-turut sebagai kota kecil terbersih di Indonesia.*
Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DKLH Papua ajak sekolah mulai kelola sampah organik ciptakan lingkungan sehat
23 February 2026 12:36 WIB
Pemprov canangkan gerakan Papua Bebas Sampah 2026 jaga kelestarian lingkungan
21 February 2026 11:44 WIB
Pemkot Jayapura minta kelurahan aktif imbau warga jaga lingkungan dari sampah
31 January 2026 11:51 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura sebut dana otsus tepat sasaran jadi kunci percepatan pembangunan
14 May 2026 11:50 WIB