DP3AP2KB Mimika buka dapur sehat cegah stunting
Senin, 29 April 2024 22:01 WIB
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika Hermalina Imbiri (ketiga dari kanan) saat mengunjungi Puskesmas Kwamki Baru di Kota Timika guna memantau pelaksanaan program KB gratis. ANTARA/Agustina Estevani Janggo.
Timika (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah membuka dapur sehat untuk mencegah peningkatan angka kasus stunting di daerah ini.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika Hermalina Imbiri di Timika Senin mengatakan, guna menekan laju kasus stunting di daerah ini, maka pihaknya membuat program dapur sehat di beberapa kampung di wilayah pesisir.
"Dapur sehat telah ada di kampung -kampung pada wilayah pesisir, dan tahun ini kami akan membuka di distrik dan kota di Mimika," katanya.
Menurut Hermalina, angka kasus stunting di daerah ini menurun menjadi 10,11 persen dari sebelumnya pada 2018 sebesar 28 persen.
"Angka stunting di Mimika turun ke 10,11 persen, yang mana sebelumnya pada 2018 sebesar 28 persen," katanya.
Dia menjelaskan, pihaknya berfungsi sebagai penghubung antar-dinas teknis lainnya, dalam melakukan intervensi menurunkan angka kasus stunting yang terintegrasi di Kabupaten Mimika.
"Saat ini semua dinas teknis saling berkoordinasi dalam menjalankan program menurunkan angka kasus stunting," katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi bersama dinas teknis agar tidak terjadi tumpang tindih dalam menjalankan program menurunkan angka kasus stunting.
"Koordinasi sangat penting dalam menjalankan program ini, karena ada beberapa dinas terkait yang juga ikut terlibat di dalamnya," katanya.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika Hermalina Imbiri di Timika Senin mengatakan, guna menekan laju kasus stunting di daerah ini, maka pihaknya membuat program dapur sehat di beberapa kampung di wilayah pesisir.
"Dapur sehat telah ada di kampung -kampung pada wilayah pesisir, dan tahun ini kami akan membuka di distrik dan kota di Mimika," katanya.
Menurut Hermalina, angka kasus stunting di daerah ini menurun menjadi 10,11 persen dari sebelumnya pada 2018 sebesar 28 persen.
"Angka stunting di Mimika turun ke 10,11 persen, yang mana sebelumnya pada 2018 sebesar 28 persen," katanya.
Dia menjelaskan, pihaknya berfungsi sebagai penghubung antar-dinas teknis lainnya, dalam melakukan intervensi menurunkan angka kasus stunting yang terintegrasi di Kabupaten Mimika.
"Saat ini semua dinas teknis saling berkoordinasi dalam menjalankan program menurunkan angka kasus stunting," katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi bersama dinas teknis agar tidak terjadi tumpang tindih dalam menjalankan program menurunkan angka kasus stunting.
"Koordinasi sangat penting dalam menjalankan program ini, karena ada beberapa dinas terkait yang juga ikut terlibat di dalamnya," katanya.
Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina pastikan pasokan BBM Pertalite-Pertamax di Mimika cukup dan aman
08 October 2025 21:04 WIB
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Diskominfo Papua ajak pelajar bijak gunakan telepon seluler di era digital
30 January 2026 12:18 WIB