
Kanwil Kemenag Papua luncurkan program Masjid Ramah Pemudik di Sentani

Sentani (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua Klemens Taran meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu.
"Program Masjid Ramah Pemudik sebagai bentuk komitmen Kementerian Agama RI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri," katanya di Sentani, Rabu.
Dia menjelaskan Idul Fitri selalu identik dengan tradisi mudik di mana masyarakat melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk silaturahim dengan keluarga.
Dia menjelaskan kondisi geografis di Provinsi Papua yang memiliki tantangan tersendiri membuat perjalanan mudik memerlukan perhatian khusus agar dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.
"Karena itu perlu perhatian agar perjalanan tidak hanya aman tetapi juga nyaman dan lancar," ujarnya.
Dia mengharapkan melalui program itu, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.
"Program tersebut juga terbuka bagi siapa saja yang melintas dan membutuhkan tempat beristirahat," katanya.
Melalui program ini, Kemenag berharap, perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih menyenangkan, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang melintas di wilayah Papua.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura Steven Wonmaly mengatakan tradisi mudik tidak sekadar menjadi kesempatan berkumpul bersama keluarga, tetapi juga sarana mempererat silaturahim, melestarikan budaya, serta meningkatkan nilai-nilai spiritual masyarakat.
"Tradisi mudik Lebaran di Indonesia tidak hanya menjadi seremonial berkumpul dengan keluarga tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat," katanya.
Dia menambahkan perjalanan mudik sering dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti kelelahan di perjalanan, keterbatasan fasilitas untuk beristirahat, hingga risiko kecelakaan.
Oleh karena itu, kata dia, masjid dapat berperan penting membantu para pemudik.
"Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid juga memiliki peran strategis sebagai pusat berbagai aktivitas sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dia mengharapkan melalui program itu, setiap masjid yang berada di sepanjang jalur mudik dapat menjadi tempat istirahat dan menyediakan layanan bagi para musafir selama periode mudik Lebaran.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
