Dinas Pertanian Jayapura sebut stok daging sapi aman jelang Idul Adha 1445 H
Kamis, 13 Juni 2024 2:46 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura Jean Rollo. ANTARA/Ardiles Leloltery
Jayapura (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Papua, menyebut stok daging sapi di daerah ini cukup aman menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura Jean Rollo, di Jayapura, Rabu, mengatakan pihaknya menargetkan jumlah ternak sapi yang disediakan khusus untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha sebanyak 500 ekor yang berasal dari Distrik Muara Tami dan Distrik Abepura.
"Namun kebutuhan daging sapi khusus Hari Raya Idul Adha saja hampir 75 persen, dengan demikian meski jumlah konsumsi meningkat, tetapi kami optimis daging sapi di Kota Jayapura masih tersedia," katanya lagi.
Menurut Rollo, dari sisi harga daging sapi setiap tahun di Kota Jayapura tidak terjadi peningkatan meski menjelang hari raya keagamaan di mana rata-rata per kilogram mencapai Rp130 ribu.
Pihaknya juga terus melakukan pengawasan supaya tidak ada sapi betina yang dipotong saat Hari Raya Idul Adha.
"Hal tersebut bertujuan untuk menjaga regenerasi populasi sapi di Kota Jayapura supaya tetap tersedia dan ini dilakukan setiap tahun," ujarnya.
Dia menambahkan, selain itu pemeriksaan terhadap ternak sapi juga dilakukan setiap bulan, bukan saja menjelang hari raya keagamaan guna memastikan daging sapi yang dikonsumsi masyarakat betul-betul sehat.
"Kami juga memastikan penyakit pada sapi seperti zoonosis hingga kini tidak terdata atau nol, sehingga masyarakat tidak perlu kuatir untuk mengonsumsi daging sapi," katanya lagi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura Jean Rollo, di Jayapura, Rabu, mengatakan pihaknya menargetkan jumlah ternak sapi yang disediakan khusus untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha sebanyak 500 ekor yang berasal dari Distrik Muara Tami dan Distrik Abepura.
"Namun kebutuhan daging sapi khusus Hari Raya Idul Adha saja hampir 75 persen, dengan demikian meski jumlah konsumsi meningkat, tetapi kami optimis daging sapi di Kota Jayapura masih tersedia," katanya lagi.
Menurut Rollo, dari sisi harga daging sapi setiap tahun di Kota Jayapura tidak terjadi peningkatan meski menjelang hari raya keagamaan di mana rata-rata per kilogram mencapai Rp130 ribu.
Pihaknya juga terus melakukan pengawasan supaya tidak ada sapi betina yang dipotong saat Hari Raya Idul Adha.
"Hal tersebut bertujuan untuk menjaga regenerasi populasi sapi di Kota Jayapura supaya tetap tersedia dan ini dilakukan setiap tahun," ujarnya.
Dia menambahkan, selain itu pemeriksaan terhadap ternak sapi juga dilakukan setiap bulan, bukan saja menjelang hari raya keagamaan guna memastikan daging sapi yang dikonsumsi masyarakat betul-betul sehat.
"Kami juga memastikan penyakit pada sapi seperti zoonosis hingga kini tidak terdata atau nol, sehingga masyarakat tidak perlu kuatir untuk mengonsumsi daging sapi," katanya lagi.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina perkuat ketahanan energi nasional melalui ruang kendali terintegrasi
06 January 2026 6:08 WIB
Koramil 1702-01 Jayawijaya mendorong ketahanan pangan warga Wamena dengan gelar GPM
31 December 2025 12:24 WIB
Pemkot Jayapura sebut program transmigrasi lokal memperkuat ketahanan sosial
19 December 2025 16:50 WIB
Pemkab Jayawijaya mendorong penanaman ubi jalar memperkuat ketahanan pangan
01 December 2025 10:59 WIB
BPBD Papua susun Indeks Ketahanan Daerah optimalkan ketahanan bencana di daerah
27 November 2025 11:00 WIB