Kader kesehatan Biak gencarkan edukasi hidup sehat warga
Kamis, 25 Juli 2024 18:57 WIB
Pemeriksaan kesehatan warga orang asli Papua dilakukan tenaga kesehatan di Puskesmas Yendidori Biak ANTARA/Muhsidin
Biak (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Biak Numfor, Papua, meminta kader kesehatan di kampung untuk menggencarkan edukasi gerakan masyarakat hidup sehat supaya terbebas dari berbagai penyakit.
"Kami berharap selalu memberikan dukungan penuh terhadap para kader kesehatan yang selalu terdepan untuk melayani warga," kata Kepala Dinkes Biak Numfor Daud Nataniel Duwiri di Biak, Kamis.
Ia mengajak masyarakat di berbagai kampung dan kelurahan dapat menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah berbagai jenis penyakit.
Dinkes mewajibkan pemberian imunisasi dasar lengkap untuk anak-anak di atas 95 persen pada satuan layanan kesehatan di kampung.
Ia menyebut penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dasar lengkap antara lain polio, campak, batuk rejan, pertusis, pnemonia, difteri, TBC, kusta, dan lainnya.
"Cakupan pelayanan imunisasi dasar lengkap Kabupaten Biak Numfor 2023 sebesar 74 persen dan cakupan PIN Polio putaran 1 mencapai 91,2 persen dan putaran 2I capai 40,7 persen," katanya.
Selain itu, kata dia, Dinkes Biak mendukung pemberian makanan tambahan dan pemenuhan gizi bagi pasien TBC, HIV/AIDS, dan kusta. "Serta penyakit kronis lainnya dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," kata Nataniel Duwiri.
Salah satu kader kesehatan Posyandu Mokmer, F. Wombrisau mengakui sebagai kader kesehatan terus berkiprah melayani pemeriksaan tumbuh kembang anak, penimbangan dan pengukuran tubuh anak di posyandu.
"Satu bulan sekali kader kesehatan Posyandu Mokmer melakukan pemeriksaan kesehatan bagi tumbuh kembang anak balita dan ibu hamil," katanya.
Berdasarkan kebijakan pembangunan era Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II bertujuan mewujudkan masyarakat Papua Cerdas, Papua Sehat, dan Papua Produktif.
"Kami berharap selalu memberikan dukungan penuh terhadap para kader kesehatan yang selalu terdepan untuk melayani warga," kata Kepala Dinkes Biak Numfor Daud Nataniel Duwiri di Biak, Kamis.
Ia mengajak masyarakat di berbagai kampung dan kelurahan dapat menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah berbagai jenis penyakit.
Dinkes mewajibkan pemberian imunisasi dasar lengkap untuk anak-anak di atas 95 persen pada satuan layanan kesehatan di kampung.
Ia menyebut penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dasar lengkap antara lain polio, campak, batuk rejan, pertusis, pnemonia, difteri, TBC, kusta, dan lainnya.
"Cakupan pelayanan imunisasi dasar lengkap Kabupaten Biak Numfor 2023 sebesar 74 persen dan cakupan PIN Polio putaran 1 mencapai 91,2 persen dan putaran 2I capai 40,7 persen," katanya.
Selain itu, kata dia, Dinkes Biak mendukung pemberian makanan tambahan dan pemenuhan gizi bagi pasien TBC, HIV/AIDS, dan kusta. "Serta penyakit kronis lainnya dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," kata Nataniel Duwiri.
Salah satu kader kesehatan Posyandu Mokmer, F. Wombrisau mengakui sebagai kader kesehatan terus berkiprah melayani pemeriksaan tumbuh kembang anak, penimbangan dan pengukuran tubuh anak di posyandu.
"Satu bulan sekali kader kesehatan Posyandu Mokmer melakukan pemeriksaan kesehatan bagi tumbuh kembang anak balita dan ibu hamil," katanya.
Berdasarkan kebijakan pembangunan era Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II bertujuan mewujudkan masyarakat Papua Cerdas, Papua Sehat, dan Papua Produktif.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolres Biak Numfor minta warga tak euforia berlebihan rayakan Tahun Baru 2026
29 December 2025 20:07 WIB
DPRK Biak Numfor harap program Asta Cita membangun rumah prioritas warga kampung
28 December 2025 12:30 WIB
Disdik Biak Numfor sebut program literasi tingkatkan minat membaca anak SD
28 December 2025 2:19 WIB
Pemkab Biak Numfor harap 257 kades terpilih sejahterakan warga asli Papua
21 December 2025 14:33 WIB
Pemkab Biak Numfor perbaharui data potensi objek pajak-retribusi daerah 2026
20 December 2025 22:57 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Dishub Jayawijaya pastikan lima lampu pengatur lalu lintas beroperasi optimal
26 January 2026 16:02 WIB