MRP minta dukungan tokoh agama sukseskan Pilkada
Kamis, 29 Agustus 2024 9:02 WIB
Ketua Badan Kehormatan MRP Dorince Mehue (ANTARA/Yudhi Efendi)
Sentani (ANTARA) - Majelis Rakyat Papua (MRP) meminta dukungan tokoh agama daerah ini untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Kelompok Kerja (Pokja) Agama Majelis Rakyat Papua melakukan kunjungan kerja (Kunker) dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Kabupaten Jayapura dan Keerom, Kamis.
Ketua Badan Kehormatan Majelis Rakyat Papua (BK-MRP) Dorince Mehue di Sentani, Kamis mengatakan kerukunan umat beragama merupakan salah satu kunci suksesnya penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.
"Pilkada di delapan kabupaten dan satu kota Provinsi Papua harus berjalan dengan baik dan aman, sehingga peran tokoh agama, gereja, masyarakat, adat sangat diperlukan," katanya.
Menurut Dorince, khusus Kabupaten Jayapura merupakan salah satu daerah di Papua yang telah dicanangkan sebagai zona integritas kerukunan umat beragama.
"Kami meminta supaya tokoh agama terus menjaga hubungan baik sesama termasuk dengan umatnya masing-masing dalam menjaga toleransi guna menciptakan kedamaian di daerah ini," ujarnya.
Dia menjelaskan agama dan pemerintah tidak dapat dipisahkan sehingga Pilkada merupakan agenda nasional harus ikut disukseskan oleh seluruh masyarakat dengan dukungan tokoh-tokoh agama.
"Melalui mimbar khotbah di gereja, ceramah di masjid, pura, wihara oleh tokoh agama harus menyampaikan pesan-pesan kedamaian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua," katanya.
Dia menambahkan MPR merupakan mitra pemerintah maka harus mengambil bagian dalam mendukung sukses terselenggaranya Pilkada Serentak 2024.
"Kami minta masyarakat "akar rumput" untuk menjaga kondisi keamanan pada delapan kabupaten, kota di Papua supaya anggapan negatif tentang situasi Kamtibmas dapat dihilangkan," ujarnya.
Pokja Agama MRP terdapat 14 orang dan akan melakukan kunjungan kerja pada sembilan kabupaten/kota dimulai Kabupaten Jayapura dan Keerom dalam menyampaikan pesan-pesan kedamaian untuk mensukseskan Pilkada serentak pada 27 November 2024.
Kelompok Kerja (Pokja) Agama Majelis Rakyat Papua melakukan kunjungan kerja (Kunker) dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Kabupaten Jayapura dan Keerom, Kamis.
Ketua Badan Kehormatan Majelis Rakyat Papua (BK-MRP) Dorince Mehue di Sentani, Kamis mengatakan kerukunan umat beragama merupakan salah satu kunci suksesnya penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.
"Pilkada di delapan kabupaten dan satu kota Provinsi Papua harus berjalan dengan baik dan aman, sehingga peran tokoh agama, gereja, masyarakat, adat sangat diperlukan," katanya.
Menurut Dorince, khusus Kabupaten Jayapura merupakan salah satu daerah di Papua yang telah dicanangkan sebagai zona integritas kerukunan umat beragama.
"Kami meminta supaya tokoh agama terus menjaga hubungan baik sesama termasuk dengan umatnya masing-masing dalam menjaga toleransi guna menciptakan kedamaian di daerah ini," ujarnya.
Dia menjelaskan agama dan pemerintah tidak dapat dipisahkan sehingga Pilkada merupakan agenda nasional harus ikut disukseskan oleh seluruh masyarakat dengan dukungan tokoh-tokoh agama.
"Melalui mimbar khotbah di gereja, ceramah di masjid, pura, wihara oleh tokoh agama harus menyampaikan pesan-pesan kedamaian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua," katanya.
Dia menambahkan MPR merupakan mitra pemerintah maka harus mengambil bagian dalam mendukung sukses terselenggaranya Pilkada Serentak 2024.
"Kami minta masyarakat "akar rumput" untuk menjaga kondisi keamanan pada delapan kabupaten, kota di Papua supaya anggapan negatif tentang situasi Kamtibmas dapat dihilangkan," ujarnya.
Pokja Agama MRP terdapat 14 orang dan akan melakukan kunjungan kerja pada sembilan kabupaten/kota dimulai Kabupaten Jayapura dan Keerom dalam menyampaikan pesan-pesan kedamaian untuk mensukseskan Pilkada serentak pada 27 November 2024.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MRP: UMKM perempuan Papua perlu pendampingan manfaatkan peluang digitalisasi
25 October 2025 2:06 WIB
IDI Papua: Bentuk tim pokja pemantau perkembangan penerima vaksin COVID-19
04 January 2021 16:18 WIB, 2021
Bawaslu Papua sebut belum ada laporan pelanggaran pilkada dari Pokja COVID-19
06 October 2020 14:32 WIB, 2020
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua
20 January 2026 4:47 WIB