BBMKG Jayapura sebut tujuh wilayah Papua berada periode kemarau
Sabtu, 28 September 2024 21:03 WIB
Prakirawan BBMKG Wilayah V Jayapura Finnyala Napitupulu memonitoring perkiraan cuaca di Papua. ANTARA/Ardiles Leloltery
Jayapura (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Papua menyebut tujuh daerah setempat berada pada periode musim kemarau.
Prakirawan BBMKG Wilayah V Jayapura Finnyala Napitupulu di Jayapura, Sabtu, mengatakan berdasarkan monitoring musim terbaru khususnya wilayah yang berada pada wilayah zona musim yakni Kabupaten Jayapura, Keerom Bagian Selatan, Jayawijaya, Lanny Jaya, Puncak, Yahukimo dan Merauke masih berada pada periode musim kemarau.
"Sementara untuk wilayah lainnya yang tidak disebutkan termasuk wilayah yang hanya memiliki satu musim artinya hujan sepanjang tahun," katanya.
Menurut Napitupulu, berdasarkan kondisi dinamika atmosfer terkini BMKG dan beberapa pusat Iklim dunia memprediksi kondisi netral berpotensi menuju La Nina mulai periode September 2024.
"Kondisi ini umumnya berdampak pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya," ujarnya.
Dia menjelaskan namun demikian berbagai gangguan pada skala regional masih berpeluang terjadi dan berkontribusi terhadap suplai uap air penyebab pertumbuhan awan-awan hujan dan dapat menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai badai guntur dan angin kencang.
"Adapun prospek cuaca sepekan di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya berlaku pada 25 September hingga 3 Oktober 2024," katanya lagi.
Dia menambahkan untuk kondisi cuaca di Papua secara umum cerah berawan hingga hujan ringan namun terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan badai guntur berpeluang terjadi di Kabupaten Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire dan sebagian besar Papua Tengah.
"Kemudian Papua Pegunungan serta Papua Selatan yaitu Boven Digoel di mana secara klimatologis hujan lebat pun umumnya terjadi pada malam dan dini hari," ujarnya.
Terkait itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, membersihkan saluran drainase, sungai yang telah mengalami pendangkalan dan menebang dahan ataupun ranting pohon tinggi untuk meminimalisir dampak curah hujan tinggi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BBMKG Jayapura sebut tujuh wilayah Papua berada pada periode kemarau
Prakirawan BBMKG Wilayah V Jayapura Finnyala Napitupulu di Jayapura, Sabtu, mengatakan berdasarkan monitoring musim terbaru khususnya wilayah yang berada pada wilayah zona musim yakni Kabupaten Jayapura, Keerom Bagian Selatan, Jayawijaya, Lanny Jaya, Puncak, Yahukimo dan Merauke masih berada pada periode musim kemarau.
"Sementara untuk wilayah lainnya yang tidak disebutkan termasuk wilayah yang hanya memiliki satu musim artinya hujan sepanjang tahun," katanya.
Menurut Napitupulu, berdasarkan kondisi dinamika atmosfer terkini BMKG dan beberapa pusat Iklim dunia memprediksi kondisi netral berpotensi menuju La Nina mulai periode September 2024.
"Kondisi ini umumnya berdampak pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya," ujarnya.
Dia menjelaskan namun demikian berbagai gangguan pada skala regional masih berpeluang terjadi dan berkontribusi terhadap suplai uap air penyebab pertumbuhan awan-awan hujan dan dapat menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai badai guntur dan angin kencang.
"Adapun prospek cuaca sepekan di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya berlaku pada 25 September hingga 3 Oktober 2024," katanya lagi.
Dia menambahkan untuk kondisi cuaca di Papua secara umum cerah berawan hingga hujan ringan namun terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan badai guntur berpeluang terjadi di Kabupaten Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire dan sebagian besar Papua Tengah.
"Kemudian Papua Pegunungan serta Papua Selatan yaitu Boven Digoel di mana secara klimatologis hujan lebat pun umumnya terjadi pada malam dan dini hari," ujarnya.
Terkait itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, membersihkan saluran drainase, sungai yang telah mengalami pendangkalan dan menebang dahan ataupun ranting pohon tinggi untuk meminimalisir dampak curah hujan tinggi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BBMKG Jayapura sebut tujuh wilayah Papua berada pada periode kemarau
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Jayapura perkuat komitmen zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi
23 April 2026 9:33 WIB
Pemprov tekankan pentingnya industri hijau ramah lingkungan di wilayah Papua Pegunungan
01 April 2026 14:04 WIB
BI perkuat layanan kas keliling di wilayah 3T Papua jelang Lebaran 1447 Hijriah
18 March 2026 14:07 WIB
Jasa Raharja Papua beri layanan kesehatan gratis bagi pemudik di Pelabuhan Jayapura
17 March 2026 9:19 WIB
Pertamina pastikan stok BBM wilayah 3T di Papua aman jelang Idul Fitri 1447 Hijriah
08 March 2026 20:37 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB