Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Perhubungan (DIshub) setempat mengimbau masyarakat yang mengikuti program mudik kapal laut gratis Lebaran 2026 untuk mematuhi seluruh aturan selama berada di atas kapal demi menjaga keselamatan perjalanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Papua Mathius Wally di Jayapura, Minggu, mengatakan faktor keselamatan menjadi hal utama dalam penyelenggaraan transportasi laut, terutama pada masa arus mudik, ketika jumlah penumpang meningkat cukup signifikan.

"Keselamatan perjalanan tidak hanya menjadi tanggung jawab operator kapal, tetapi juga memerlukan kesadaran serta kedisiplinan dari para penumpang yang menggunakan layanan transportasi tersebut," katanya.

Menurut Mathius, pada periode mudik biasanya terjadi lonjakan jumlah penumpang sehingga seluruh pengguna jasa transportasi diharapkan dapat menjaga ketertiban agar perjalanan berlangsung aman dan lancar.

"Karena itu kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mematuhi aturan serta menjaga ketertiban selama perjalanan, agar program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dapat berjalan aman dan nyaman bagi seluruh penumpang," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk Mudik Gratis Lebaran 1447 H pihaknya membuka rute intra-Papua di mana ini sesuai dengan rute yang banyak dilalui masyarakat.

"Adapun ruas trayek yang dilayani meliputi Jayapura–Kasonaweja dan Kasonaweja–Jayapura, Jayapura–Biak dan Biak–Jayapura, Biak–Waropen, Biak–Serui, Waropen–Serui, Waropen–Biak, Serui–Waropen, Serui–Biak, Serui–Nabire, Waropen–Nabire, serta Nabire–Serui, dan Nabire–Waropen," katanya.

Dia menambahkan untuk tiket yang disiapkan pemerintah yakni 8.900 tiket gratis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

"Penyediaan tiket gratis tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran," ujarnya.