Jayapura (ANTARA) - TVRI Papua mengajak insan media di wilayah Papua untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Piala Dunia 2026 melalui kampanye “Bola Gembira” yang mendorong penyelenggaraan nonton bareng (nobar) resmi dan tertib.

Kepala Stasiun TVRI Papua Erwin Hendarwin di Jayapura, Jumat, mengatakan pihaknya meluncurkan kampanye “Bola Gembira” sebagai upaya menghadirkan euforia Piala Dunia 2026 secara merata, sekaligus memastikan kegiatan nonton bareng berlangsung sesuai aturan hak siar.

"Kami sangat berharap dukungan media di Papua dapat membantu menyosialisasikan program tersebut secara luas, sehingga masyarakat memahami prosedur nonton bareng resmi sekaligus ikut meramaikan Piala Dunia dengan cara yang positif," katanya.

Menurut Erwin, untuk itu melalui kampanye ini, pihaknya ingin menghadirkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap sepak bola dalam suasana yang gembira, tertib, serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Langkah ini juga menjadi bagian dari edukasi publik terkait pentingnya menghargai hak siar dalam setiap penyelenggaraan kegiatan menonton bersama," ujarnya.

Dia menjelaskan melalui program tersebut, TVRI membuka pendaftaran lisensi resmi bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin menggelar nonton bareng. 

"Lisensi komersial diperuntukkan bagi tempat usaha seperti kafe, restoran, hotel, hingga "coworking space" di mana pemilik usaha dapat memilih kategori lisensi sesuai kapasitas tempat, kemudian melakukan pembayaran resmi sebelum menggelar kegiatan nonton bareng,"katanya.

Dia menambahkan sementara itu, lisensi non-komersial tersedia secara gratis bagi masyarakat yang ingin menyelenggarakan nonton bareng di fasilitas publik, seperti alun-alun, taman kota, maupun balai desa. Skema ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan warga dalam suasana yang tertib dan kondusif.

"Proses pendaftaran lisensi dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi yang telah disediakan, pendaftar cukup membuat akun, melengkapi data lokasi kegiatan, serta mengikuti tahapan verifikasi hingga lisensi aktif," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Wartaplus Roberth Vanwi Subiyat mengatakan pihaknya memberikan apresiasi di mana ini pertemuan dan sosialisasi tersebut tidak hanya membahas program tayangan sepak bola, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antar jurnalis dan pemangku kepentingan di daerah.

"Kehadiran berbagai perwakilan media dalam kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan siaran Piala Dunia 2026 agar dapat dinikmati masyarakat secara luas dan tertib," katanya.

Menurut Vanwi, forum seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antar media, sehingga ke depan dapat saling mendukung dalam penyebaran informasi yang edukatif dan membangun.