Wamena (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Papua Pegunungan menanam 100 pohon di SMA Kristen Wamena, Kabupaten Jayawijaya dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Penanaman pohon di SMA Kristen Wamena, Disdik Papua Pegunungan menggandeng bekerja sama dengan Darma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Papua Pegunungan serta Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Papua Pegunungan.
Plt Kepala Disdik Papua Pegunungan Simon Sembor di Wamena, Sabtu, mengatakan penanaman pohon di lingkungan sekolah merupakan metode yang digunakan untuk mendekatkan pelajar dengan lingkungan.
“Kami ingin memberikan edukasi, contoh kepada anak-anak kita di SMA untuk menjaga alam dan lingkungan dengan cara menanam dan merawat pohon,” katanya.
Menurut dia, Hardiknas tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena siswa diajarkan untuk merawat dan menjaga hutan di wilayah Papua Pegunungan.
“Pendidikan itu bukan hanya tentang ilmu di dalam ruangan, tetapi bagaimana siswa diajarkan sejak dini untuk menanam pohon karena fungsinya sangat banyak di antaranya memberikan oksigen bagi manusia, menjaga air tetap ada, mencegah longsor dan menjadi penyerap karbon gas rumah kaca,” ujarnya.
Dia menjelaskan, arah kebijakan pembangunan yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol untuk bagaimana pembangunan ramah lingkungan.
“Menanam pohon dan merawat adalah salah satu cara dalam mendukung dan mensukseskan program dan kebijakan bapak gubernur tentang pembangunan ramah lingkungan. Lingkungan atau alam kita jaga, maka alam pun akan menjaga kita,” katanya.
Sementara itu Kepala DLHKP Papua Pegunungan Lince Kogoya mengharapkan para pelajar mulai dari tingkat SD-SMA/SMK untuk bersama-sama menjaga ekosistem alam di daerah ini dengan menanam pohon.
“Kami imbau kepada seluruh pelajar di Papua Pegunungan khususnya di SMA Kristen Wamena supaya dapat menanam pohon, menjaga dan merawatnya supaya hutan tetap lestari dan daerah terhindar dari musibah banjir dan tanah longsor,” ujarnya.