Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan setempat menyebut jenis sapi Bali yang dominan dipelihara dan dikembangbiakkan di wilayah Papua Pegunungan.
Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Papua Pegunungan drh Ribka Elopere di Wamena, Senin mengatakan rata-rata sapi yang dikembangbiakkan atau dipelihara oleh masyarakat di daerah ini adalah jenis sapi Bali.
“Jenis sapi Bali paling banyak dipelihara oleh masyarakat di daerah Papua Pegunungan karena perawatannya yang mudah, dibanding dengan jenis sapi lainnya,” katanya.
Menurut dia, jenis sapi Bali memiliki berat badan berkisar 500 kilogram hingga 700 kilogram, dan termasuk jenis sapi dengan ukuran terkecil.
“Berat sapi Bali itu diantaranya 500 kilogram hingga 700 kilogram, yang ada saat ini di Jayapura maupun Papua Pegunungan lainnya,” ujarnya.
Dia menjelaskan sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto itu dipilih jenis sapi Bali yang berada di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
“Jadi bantuan hewan kurban presiden itu dibeli dari sapi di wilayah Papua Pegunungan yaitu sapi Bali yang memiliki berat 500 kilogram hingga 700 kilogram. Dan setiap kabupaten di Papua Pegunungan memperoleh dua sapi bantuan presiden,” katanya.
Dia menambahkan kondisi kesehatan hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto telah dilakukan pemeriksaan yang baik sesuai standar operasional prosedur.
“Bantuan hewan kurban presiden telah dilakukan penyerahan secara simbolis oleh bapak Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan saat ini telah mulai didistribusikan,” ujarnya.