
Kanwil Kemkumham gelar geladi resik penyumpahan Bio Paulin

"Sebelumnya, saya menyampaikan selamat kepada Bio, karena geladi resik yang tadi dilakukan sudah rampung, tinggal tunggu waktunya saja untuk pengambilan sumpah yaitu pada 23 Maret 2015, pukul 10.00 WIT," ujar Loman Pasaribu.
Jayapura (Antara Papua) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) Provinsi Papua menggelar geladi resik penyumpahan terhadap pemain bertahan Persipura Jayapura Bio Paulin Pierre sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia (WNI), di Kota Jayapura, Jumat.
Kepala Divisi Pelayanan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Papua Loman Pasaribu mengatakan, geladi resik berjalan lancar.
"Sebelumnya, saya menyampaikan selamat kepada Bio, karena geladi resik yang tadi dilakukan sudah rampung, tinggal tunggu waktunya saja untuk pengambilan sumpah yaitu pada 23 Maret 2015, pukul 10.00 WIT," ujarnya.
Pelantikan pengambilan sumpah WNI terhadap Bio, lanjut Loman, akan dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua Demianus Rumbiak, bertempat di aula serbaguna kantor Kanwil Kemkumham Papua.
"Kepada saudara Bio, tentunya yang akan lantik adalah Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua Demianus Rumbiak," katanya.
Bio merupakan pemain bola kelahiran 15 April 1984 di Nanga Eboko, Kamerun.
"Kita persiapkan semaksimal mungkin, karena Bio merupakan salah satu figur atlit sepak bola profesional di klub ternama Persipura Jayapura, dan berpeluang masuk di Timnas senior," kata Loman.
"Sebenarnya tidak ada alasan tertentu yah, karena domisili Bio di Kota Jayapura, dan Kanwil Hukum dan HAM merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat di daerah sehingga bisa dilakukan disini," kata Loman ketika ditanya mengapa upacara pengambilan sumpah digelar di Kota Jayapura bukan di Jakarta.
Bio Paulin Pierre pertama kali bermain di Liga Super Indonesia pada musim 2006-2007 dengan klub Mitra Kukar, setahun kemudian berkostum `Mutiara Hitam` hingga kini.
Bersama Persipura Jayapura, pemain jangkung dengan ciri khas rambut kuncir dua itu telah mempersembahkan sejumlah gelar LSI dan tropy lainnya bagi klub publik Kota Jayapura dan Papua itu.
Usulan pindah warga negara Bio Paulin Pierre ditangdangani oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Februari 2015 dengan sebuah keputusan presiden.
Sementara itu, Bio Paulin Pierre yang ditemui terpisah mengaku bangga dan senang bisa segera menjadi WNI.
"Saya bangga dan senang, bisa menjadi bagian dari rakyat Indonesia," katanya. (*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
