Logo Header Antaranews Papua

Rumah warga dekat Depot Pertamina Jayapura terbakar

Sabtu, 6 Mei 2017 16:41 WIB
Image Print
Mobil tangki air dikerahkan warga untuk api di salah satu rumah warga yang berada dekat Depot Pertamina Jayapura, Papua. (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
Semalam salah satu ruangan di rumah tersebut terbakar namun berhasil dipadamkan. Ternyata siang ini terbakar lagi di bagian lainnya

Jayapura (Antara Papua) - Satu unit rumah warga yang letaknya cukup dekat dengan Depot Pertamina Dok VIII, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Provinsi Papua, terbakar pada Sabtu sekitar pukul 13.00 WIT.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, insiden kebakaran tersebut diduga akibat hubungan arus pendek (korsleting) listrik di rumah tersebut.

Sonny Benyamin, seorang warga Dok VIII Jayapura, mengatakan rumah tersebut sempat terbakar pada Jumat (5/5) malam, dan sudah diupayakan pemadamannya agar kobaran api tidak meluas.

"Semalam salah satu ruangan di rumah tersebut terbakar namun berhasil dipadamkan. Ternyata siang ini terbakar lagi di bagian lainnya," kata Sonny.

Menurut Sonny, warga sekitar menduga adanya korsleting listrik di rumah tersebut sehingga memicu kebakaran, apalagi didukung cuaca yang panas dan angin bertiup dengan kencang.

Senada dengan Sonny, Yohana Papilaya, warga Dok VIII Jayapura lainnya menuturkan meskipun mobil pemadam kebakaran datang sekitar 30 menit setelah kebakaran, namun warga setempat telah bereaksi cepat dengan memanggil mobil tangki air.

Warga mengkhawatirkan kobaran api meluas hingga mendatangkan bencana besar jika menyambar Depot Pertamina Jayapura.

"Karena bingung memanggil mobil pemadam kebakaran dan harus mencari orang yang dapat mengakses cepat nomor pemadam, akhirnya warga memilih meminta bantuan kendaraan tangki air," katanya.

Yohana menjelaskan karena tangki pengisi air ini cepat datang dan mencoba memadamkan api, sehingga ketika mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi api sudah hampir habis namun pemadaman tetap dilakukan hingga api tidak terlihat lagi sekitar pukul 14.00 WIT. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026