
Pemkot Jayapura minta masyarakat hentikan aktivitas tambang ilegal

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota Jayapura, Papua meminta masyarakat setempat menghentikan aktivitas penambangan emas ilegal karena merusak lingkungan selain juga dapat menimbulkan korban jiwa.
"Kami berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak lagi melakukan aktivitas tambang ilegal guna menghindari korban jiwa seperti yang terjadi di lokasi tambang tradisional Batu Putih di Distrik Jayapura Selatan pada Minggu (15/2)," katanya.
Menurut Rollo, pihaknya sering kali meminta agar aktivitas pendulangan emas tradisional di wilayah Kota Jayapura dihentikan karena berpotensi menimbulkan bencana.
"Kami sudah turun langsung ke sejumlah lokasi penambangan ilegal termasuk di kawasan Polimak, Distrik Jayapura Selatan untuk memberikan imbauan kepada para pendulang namun masih dilakukan aktivitas penambangan," ujarnya.
Dia menjelaskan aktivitas pendulangan ini sangat rawan bencana, dan apabila terjadi longsor tidak hanya penambang yang menjadi korban tetapi juga berdampak pada masyarakat sekitar.
"Peristiwa longsor di lokasi tambang Gajah Putih menjadi peringatan serius atas risiko aktivitas tambang tradisional sehingga kami segera mengambil langkah setelah proses evakuasi dan pemakaman korban selesai dilakukan maka lokasi ini akan dipasang garis polisi agar tidak ada lagi aktivitas pendulangan," katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait penanganan aktivitas tambang ilegal tersebut dan kementerian terkait akan menurunkan tim untuk membantu menghentikan seluruh aktivitas pendulangan emas ilegal di Kota Jayapura.
Pihaknya juga mengajak para pemilik hak ulayat dan tokoh adat setempat termasuk ondoafi untuk bersama-sama menjaga wilayah Kota Jayapura dari aktivitas pendulangan ilegal.
"Mari menjaga kota ini jangan biarkan aktivitas yang berisiko ini terus terjadi dan menimbulkan korban lagi," ujarnya.
Tim SAR gabungan telah mengevakuasi jenazah Rafles Fonataba Waromi (22) yang tertimpa longsor saat melakukan penambangan di lokasi penambangan ilegal di kawasan Batu Putih pada Selasa malam (17/2).
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
