Logo Header Antaranews Papua

Pj Gubernur Papua: Judi online jadi pemicu KDRT

Kamis, 28 November 2024 16:46 WIB
Image Print
Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong saat memberikan sambutan pada kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum bahaya judi online, di aula Kantor Gubernur Provinsi Papua, Kamis (28/11/2024). ANTARA/HO-Pemprov Papua
Bermain judi online tidak ada manfaatnya

Jayapura (ANTARA) -

Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak terlibat judi online karena dampak dari itu dapat mengganggu aktivitas kerja serta dalam berbagai kasus dapat memicu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Oleh sebab itu mari bersama berantas dan cegah judi online dari masyarakat dan lingkungan Pemerintah Provinsi Papua," kata Ramses pada kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum bahaya judi online yang bertempat di aula Kantor Gubernur Provinsi Papua, Kamis..

Menurut Ramses, dalam memberantas dan mencegah judi online menjadi tanggung jawab bersama, baik gubernur, tokoh masyarakat adat dan diri sendiri.

"Dalam bermain judi online tidak ada manfaatnya karena itu saya minta para pimpinan wajib mengingatkan bahaya tersebut kepada bawahannya," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan adanya kegiatan penyuluhan tersebut diharapkan dapat menjadi pencegahan bagi seluruh ASN agar tidak tergiur dengan judi online itu.

"Saat ini pemerintah sedang gencar melakukan sosialisasi terkait judi online, untuk itu saya harap di lingkungan Pemprov Papua tidak ada ASN yang terlibat, atau bermain," katanya.

Apalagi, kata dia, pemberantasan judi online ini juga merupakan program Astacita dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026