Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua: Cek Kesehatan Gratis seluruh masyarakat

Selasa, 11 Februari 2025 02:48 WIB
Image Print
Pj Gubernur Papua Ramses Limbong meninjau pelaksanaan cek kesehatan gratis di UPTD Puskesmas Sentani pada Kabupaten Jayapura, Senin 10/2/2025. (Dokumentasi pribadi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengatakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Papua dan Indonesia.

Pj Gubernur Papua Ramses Limbong di Sentani, Senin, mengatakan pada hari ini dilakukan kick off Cek Kesehatan Gratis di UPTD Puskesmas Sentani, dan dihadiri oleh kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura, serta rombongan Pj Gubernur Papua.

"Program CKG diperuntukkan bagi seluruh masyarakat di Indonesia, dan telah dilakukan secara serentak, seperti hari ini di UPTD Puskesmas Sentani di Kabupaten Jayapura," katanya.

Menurut Ramses, sesuai anjuran pemerintah pusat maka telah dicanangkan secara serentak pada kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua.

"Layanan kesehatan merupakan tanggung jawab pemerintah, baik kabupaten/kita maupun provinsi, namun dengan adanya metode baru ini, diharapkan lebih menjangkau masyarakat,"ujarnya.

Dia menjelaskan, masyarakat yang hendak memeriksakan kesehatan, dapat melakukannya pada hari ulang tahunnya, dengan demikian ini menjadi hadiah ulang tahun dari negara bagi rakyat Indonesia.

"Ada 21 klasifikasi penyakit nya yang diperiksa yakni tekanan darah, gula darah, tuberculosis,struk, jantung, ginjal, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker usus besar, penyakit paru, telinga,mata gigi, hati, sirosis, fibrosis, calon pengganti Hb dan sifiliy, gizi, jiwa, kebugaran dan geantri," katanya lagi.

Dia menambahkan, meskipun diperuntukkan untuk 21 pemeriksaan kesehatan, tetapi masih ada puskesmas yang belum dapat memeriksa akan semua klasifikasi penyakit tersebut.

"Meskipun demikian, saya juga telah menyampaikan bahwa minimal diagnosa secara fisik, jika ada gejala akan dirujuk ke RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut maka dapat dilakukan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026