Logo Header Antaranews Papua

Gubernur Papua siapkan 8.900 tiket kapal gratis bagi pemudik Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 18:39 WIB
Image Print
Para penumpang mudik Kapal yang ikut program mudik Natal 2025 pada beberapa waktu lalu. ANTARA/Qadri Pratiwi

Jayapura, Papua (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menyebutkan pihaknya menyiapkan 8.900 tiket kapal laut gratis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

"Penyediaan tiket gratis tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran," kata Fakhiri di Jayapura, Papua, Rabu.

Menurut Fakhiri, hal ini bagian dari upaya pemerintah agar warga bisa pulang kampung dengan aman dan tanpa terbebani biaya transportasi.

"Dalam program tersebut difokuskan pada rute pelayaran intra Papua yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga," ujarnya.

Dia menjelaskan adapun ruas trayek yang dilayani meliputi Jayapura-Kasonaweja dan Kasonaweja-Jayapura, Jayapura-Biak dan Biak-Jayapura, Biak-Waropen, Biak-Serui, Waropen-Serui, Waropen-Biak, Serui-Waropen, Serui-Biak, Serui-Nabire, Waropen-Nabire, Nabire-Serui dan Nabire-Waropen.

"Kami berharap kebijakan ini dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah serta mengurangi kepadatan pada moda transportasi lainnya," katanya lagi.

Dia menambahkan selain mendukung kelancaran arus mudik, program ini diharapkan mampu meningkatkan aspek keselamatan dan ketertiban pelayaran selama periode angkutan Lebaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tiket gratis tersebut sesuai ketentuan yang berlaku serta mengikuti jadwal pelayaran yang akan ditetapkan operator kapal," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk rute perjalanan keluar Papua, pemerintah pusat juga memberikan stimulus berupa pengurangan harga tiket kapal milik PT Pelni (Persero) sebesar 30 persen guna meringankan beban masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026