Wamena (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menyatakan hasil pengumpulan zakat, infak dan sedekah pada Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi mencari sebesar Rp1,2 miliar.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan zakat Baznas Kabupaten Jayawijaya Kuwat Thoyib di Wamena, Senin, mengatakan terjadi kenaikan perhitungan zakat, infak dan sedekah pada Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi sebesar 11,79 persen dibanding tahun lalu.
“Dengan rincian pengumpulan zakat fitrah berupa beras 6.377 kilogram. Sementara uang tunai Rp492.510.000,” kata Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Kabupaten Jayawijaya Kuwat Toyib sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah pada Senin.
Menurutnya, untuk di Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya ada pengumpulan zakat, infak dan sedekah menggunakan ubi jalar.
“Pada Ramadhan 1446 Hijriah pengumpulan zakat fitrah menggunakan ubi jalar sebanyak 648 kilogram,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk zakat mal atau harta pada Ramadhan 1446 Hijriah sebesar Rp604.036.000.
“Pengumpulan zakat mal atau harta ada yang menggunakan uang tunai maupun transfer. Kalau uang tunai Rp41.006.000, sementara transfer bank Rp203.030.000,” katanya.
Sementara untuk infak atau sedekah yang berhasil dikumpulkan pada Ramadhan 1446 Hijriah uang tunai Rp74.731.000.
Pengumpulan beras 911 kilogram dan ubi jalar sebanyak 59 kg. Sementara fidyah yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp24.670.000.
“Kami berhasil mengumpulkan zakat, infak dan sedekah melalui 12 unit pengumpulan zakat atau UPZ yang ada di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Sementara jumlah pemberi manfaat atau muzakki sebanyak 7.449 jiwa.
“Muzakki ini ada yang di Kabupaten Jayawijaya atau Wamena sebanyak 6.884 jiwa dan di luar Kabupaten Jayawijaya Jayawijaya 565 jiwa,” katanya.