
Kemendes hadirkan posko layanan Koperasi Merah Putih di Tanah Papua

Jayapura (ANTARA) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI menghadirkan posko pelayanan Koperasi desa (Kopdes) merah putih di Tanah Papua sebagai upaya mempercepat koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemda kabupaten/kota setempat.
Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT Mulyadin Malik di Jayapura, Jumat, mengatakan posko pelayanan Koperasi Merah Putih sendiri ada di Provinsi Papua dan Papua Barat.
"Untuk Provinsi Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, poskonya merujuk di Papua, sedangkan Papua Barat Daya bertempat di Papua Barat. Dengan begitu begitu kami optimistis 999 kampung akan terbentuk Koperasi Desa Merah Putih," katanya.
Menurut Mulyadin, kehadiran posko tersebut diharapkan progres koperasi desa di Tanah Papua akan mencapai setidaknya 80 persen.
"Oleh sebab itu kehadiran pos pelayanan koperasi desa merah putih sangat penting bagi pemenuhan target tahun 2025," ujarnya.
Sementara itu Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, mengatakan para kepala daerah di seluruh wilayah Papua untuk terus mengawal dan mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih.
"Dari laporan yang diterima, beberapa kabupaten di Papua telah mencapai target 100 persen pembentukan Koperasi Merah Putih. Namun masih terdapat daerah lain yang progres belum maksimal, terutama dalam hal kelengkapan dokumen," katanya.
Menurut Agus, secara musyawarah atau rapat di tingkat kampung, program Koperasi Merah Putih ini sudah selesai mencapai hampir 80 persen. Namun dari sisi kelengkapan dokumen koperasi, baru sekitar 25 persen yang terpenuhi.
"Oleh karena itu, percepatan sangat diperlukan," ujarnya.
Sebelumnya Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT Mulyadin Malik bertemu dengan Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni bertempat ruang kerja Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, pada 11 Juli 2025, untuk membahas percepatan Koperasi Merah Putih tersebut.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
