
Kadis Pendidikan: Sekolah Rakyat tingkat SMA Papua butuh 50 guru

Jayapura (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Papua Christian Sohilait mengatakan, Sekolah Rakyat yang ada di berbagai daerah di provinsi itu membutuhkan sekitar 50 orang tenaga pendidik.
"Memang benar tenaga pengajar di Sekolah Rakyat yang saat ini beroperasi di lima kota di Papua masih sangat terbatas sehingga diharapkan dapat segera dipenuhi," kata Kepala Dinas Pendidikan Papua Christian Sohilait di Jayapura, Jumat.
Sebagai contoh, saat ini sekolah rakyat yang beroperasi di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Jayapura hanya memiliki tiga orang tenaga guru dengan murid sebanyak 100 orang, katanya.
Dia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di Sekolah Rakyat tersebut maka pihaknya akan melakukan kolaborasi hingga jumlahnya terpenuhi.
"Mudah-mudahan jumlah tenaga pengajar untuk sekolah rakyat dapat terpenuhi sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung tanpa kendala," harap Kadis Pendidikan Papua Christian Sohilait.
Ketika ditanya tentang lokasi sekolah rakyat, Christian Sohilait mengatakan, lokasi sekolah rakyat di Papua berada di Sarmi , Biak Numfor, Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen dan Kota Jayapura.
Untuk Kota Jayapura dan Kabupaten Kepulauan Yapen, sekolahnya dijadikan satu dilokasi yakni di BBPPKS Jayapura.
Saat ini kata dia, aktivitas belajar mengajar sudah mulai dilaksanakan.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
