
Pemkot Jayapura serahkan bantuan hibah 30 pengolah ikan pemula

Bernilai produktif dan ekonomis tinggi
Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui dinas perikanan setempat menyerahkan bantuan hibah pengadaan peralatan dan pelatihan diversifikasi produk olahan hasil perikanan bagi 30 pengolah pemula yang tersebar di tiga kampung.
Asisten II Setda Kota Jayapura Widi Hartanti di Jayapura, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut memiliki dampak positif terhadap peningkatan pendapatan pengolah perikanan pemula di antaranya meningkatkan produksi kelompok usaha dan pemasaran hasil perikanan.
"Bantuan berupa peralatan diversifikasi produk olahan ikan dan pelatihan membuat proses produksi lebih efisien serta hasil produk memiliki nilai tambah yang lebih tinggi," katanya.
Menurut Widi, dengan adanya upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pelaku usaha dalam mengelola ikan menjadi produk olahan yang lebih variatif seperti nugget.
"Sehingga membantu masyarakat pesisir memanfaatkan potensi ikan menjadi produk inovatif yang bernilai ekonomis tinggi," ujarnya.
Dia menjelaskan program ini juga membantu pemulihan ekonomi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKK) dan juga meningkatkan kualitas produk, pendapatan pelaku usaha, pemberdayaan masyarakat, dan ketahanan ekonomi lokal di sektor pertanian.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi mengatakan bantuan bertujuan untuk meningkatkan aktivitas pengolahan dan pemasaran produk perikanan serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan.
"Sementara pelatihan diversifikasi produk untuk mengembangkan usaha dengan produk baru sehingga mampu bersaing di pasar," katanya.
Dia menambahkan program bantuan hibah yang merupakan upaya bagaimana untuk mendorong agar hasil perikanan tidak hanya dijual dalam bentuk segar tetapi dapat diolah menjadi produk diversifikasi yang lebih bervariasi, bernilai ekonomis, dan berdaya saing.
Dia mengatakan penerima bantuan hibah adalah pelaku usaha pengolah hasil perikanan pemula dari Kampung Nafri 10 orang, Kampung Tobati 10 orang dan Kampung Enggros 10 orang.
"Sehingga melalui pengadaan peralatan dan pelatihan pengolahan ini diharapkan masyarakat di Kampung Tobati, Enggros, dan Nafri dapat lebih berdaya dalam mengelola sumber daya perikanan secara optimal dan berkelanjutan," ujarnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
