Jayapura (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Anggi tahap I di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, sebagai langkah nyata menuju daerah 100 persen energi bersih.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Diksi Erfani Umar, di Jayapura, Sabtu, mengatakan PLTMH Anggi menjadi simbol kemandirian energi Pegunungan Arfak.
"Kami juga menyiapkan jaringan tegangan menengah sepanjang 37,22 kilometer sirkit untuk mendukung pemerataan listrik di wilayah ini,” katanya lagi.
Menurut Diksi, kehadiran pembangkit berbasis air tersebut juga berkontribusi terhadap penghematan bahan bakar minyak (BBM) hingga miliaran rupiah per tahun serta mendukung percepatan transisi energi nasional
"Kini kebutuhan listrik yang semakin meningkat khususnya di Kabupaten Pegunungan Arfak untuk itu kami telah melakukan groundbreaking PLTMH Anggi tahap II," ujarnya.
Dia menjelaskan, oleh sebab itu pihaknya juga memulai pembangunan PLTMH Anggi tahap II berkapasitas 2x250 kilowatt (kW) untuk memperluas akses listrik bagi warga.
PLTMH Anggi Tahap II nantinya akan mengaliri listrik 2.700 pelanggan yang tadinya menggunakan pembangkit diesel dengan enam jam nyala menjadi 24 jam penuh.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi mengatakan pembangunan PLTMH ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia, terutama wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Pemerintah menargetkan setiap warga, tanpa terkecuali, merasakan manfaat energi bersih yang berkelanjutan,” katanya.
Menurut Eniya, PLTMH Anggi tahap I dan II merupakan langkah konkret Kementerian ESDM untuk mewujudkan Kabupaten Pegunungan Arfak sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yang 100 persen energinya bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
" Dengan kelancaran ini, kami optimistis tahun depan PLTMH Tahap dua dapat selesai seluruhnya. PLTD yang ada bisa dipindahkan ke daerah lain yang membutuhkan. Veroperasinya PLTMH Anggi Tahap II ini, BBM yang bisa dihemat mencapai Rp6,7 miliar per tahun,” ujarnya lagi.
Sebelumnya, telah dilakukan peresmian dan groundbreaking PLTMH Anggi Tahap II dengan daya sebesar 2x250 kW bertempat Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (29/10).

