Kabupaten Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura Provinsi Papua mengembangkan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan daerah untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura Terry Ayomi usai melakukan fokus grop diskusi terkait pengembangan komoditas kakao di Sentani, Selasa, mengatakan tanaman ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
"Kakao kini menjadi komoditas yang menjanjikan, walaupun harganya naik-turun, potensi keuntungannya tetap besar. Kami melihat bahwa uang sebenarnya sudah dekat di sekitar kita," katanya.
Menurut Terry, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan moral dan pendampingan kepada petani kakao meskipun masih terdapat keterbatasan dalam hal anggaran dan sumber daya manusia di tingkat lapangan.
"Kami terus memotivasi petani agar semangat bertani tidak padam. Ke depan, kami juga akan menindaklanjuti data dari kelompok tani serta menjadwalkan pertemuan rutin untuk memperkuat koordinasi," ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan lembaga, yayasan, serta pelaku usaha yang peduli terhadap pengembangan kakao di Kabupaten Jayapura, khususnya dalam aspek pembinaan dan peningkatan produksi.
"Kami ingin ada pertemuan khusus antara petani, dinas, dan mitra usaha agar bisa membahas langsung keluhan dan strategi lapangan. Hal ini penting untuk menggerakkan semangat masyarakat," katanya lagi.
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri menambahkan penguatan koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam memperkuat rantai nilai komoditas kakao, mulai dari produksi hingga pemasaran.
"Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah. Kami berharap kolaborasi ini melahirkan rekomendasi konkret bagi pengembangan kakao sebagai komoditas unggulan ekonomi masyarakat Jayapura," ujarnya lagi.

