Logo Header Antaranews Papua

Pemkot Jayapura memastikan dana otsus dirasakan masyarakat orang asli Papua

Sabtu, 22 November 2025 02:26 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru (Tengah). ANTARA/Ardiles Leloltery

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura penggunaan dana otonomi khusus (otsus) dirasakan oleh masyarakat asli Papua terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, air bersih, dan peningkatan ekonomi.

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Jumat, mengatakan dana otsus telah diberikan oleh pemerintah pusat untuk mengelola kebutuhan pembangunan secara mandiri dan terarah di Papua.

"Sehingga dana otsus ini harus menjadi solusi atas tantangan yang di hadapi baik kemiskinan, pengangguran maupun pemetaan pembangunan," katanya.

Menurut Rustan, kepercayaan pemerintah yang diberikan melalui dana otsus harus dikelola dengan penuh tanggung jawab seperti penggunaan anggaran tersebut harus tepat sasaran agar benar-benar menghasilkan perubahan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua.

"Peluang dan kesempatan sudah diberikan tinggal sekarang tugas kita adalah mengelola dana otsus dengan baik agar memberi dampak nyata bagi masyarakat Papua, khususnya di Kota Jayapura," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya harus memastikan memastikan bahwa manfaatnya dari dana otsus ini betul-betul dirasakan masyarakat khususnya orang asli Papua (OAP) di Kota Jayapura terutama dalam pendidikan, kesehatan, air bersih, dan peningkatan ekonomi.

Dia menambahkan pihaknya akan terus menjalankan berbagai program yang bersumber dari dana otsus dan menyasar kebutuhan masyarakat asli Papua seperti program pada bidang pendidikan yakni penyediaan dana bantuan operasional sekolah daerah (BOSDa) yang diberikan kepada seluruh peserta didik asli Papua.

"Kemudian pemberian beasiswa serta pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat yang semua ini diarahkan agar masyarakat Papua khususnya di Kota Jayapura agar semakin sejahtera," katanya.

Dia mengatakan momentum Hari Otonomi Khusus Papua yang diperingati setiap 21 November menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa keberhasilan otsus terletak pada kemampuan pemerintah daerah.

"Dan masyarakat dalam mengelola kewenangan serta dana otsus dengan efektif dan transparan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026