Logo Header Antaranews Papua

Prabowo perintahkan audit RS di Papua, usai kabar ibu hamil ditolak empat rumah sakit

Selasa, 25 November 2025 04:36 WIB
Image Print
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/11/2025), usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto. ANTARA/Andi Firdaus

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto perintahkan melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, melakukan audit terhadap rumah sakit di Provinsi Papua, menanggapi kabar seorang ibu hamil ditolak empat rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Mendagri Tito melaporkan pihaknya sudah meminta Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, untuk kunjungi rumah korban, sekaligus beri bantuan.

"Perintah Beliau lakukan perbaikan audit internal masalahnya di mana. Dikumpulkan rumah sakit termasuk juga pejabat Dinkes dan lain-lain, baik provinsi, kabupaten dan yang (rumah sakit) swasta," kata Tito di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Tito menyebut audit dilakukan Kemendagri mencakup aturan yang ada, termasuk peraturan bupati.

"Peraturan Bupati itu kan libatkan Rumah Sakit Jayapura, kemudian juga
Pergub karena terakhir kan di rumah sakit umum provinsi namanya RSUD," katanya.

Sementara, Menkes Budi telah mengirimkan tim khusus lakukan audit teknis masalah layanan kesehatan, guna mengetahui pokok permasalahan dan segera dilakukan perbaikan, baik dari segi fasilitas, tata kelola, SDM atau aturannya.

Direktur RSUD Yowari drg. Maryen Braweri mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes Papua. Hasilnya, tim akan melakukan investigasi terhadap kasus ini.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo perintahkan audit RS di Papua, usai kabar ibu hamil ditolak RS



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026