
Satgas Pangan awasi 14 komoditas pangan strategis di Merauke

Jayapura (ANTARA) - Satuan Tugas Pangan Daerah (Satgasda) Papua mengawasi 14 komoditas pangan strategis di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ketua Satgasda Satgas Pangan Papua, Kombes Pol Rama Samtama Putra di Jayapura, Kamis mengatakan, pengawasan dilakukan melalui supervisi, rapat koordinasi, serta inspeksi mendadak (sidak) di pasar dan gudang distributor.
“Kami menegaskan Satgasda harus terus melakukan monitoring rutin di pasar dan gudang distributor serta antisipasi kenaikan harga menjelang Ramadhan agar tidak ada pihak yang memainkan harga,” katanya usai melakukan sidak di Pasar Wamanggu, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis.
Menurut Rama, pihaknya melakukan sidak di Pasar Wamanggu untuk mengecek harga bahan pokok di tingkat pengecer dan mitra Bulog.
"Dari hasil pemantauan, 14 komoditas tersebut diantaranya harga cabai rawit tercatat Rp100.000 per kilogram, cabai keriting Rp120.000 per kilogram, bawang merah Rp55.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, beras premium Rp15.800 per kilogram, beras medium Rp15.000 per kilogram, beras SPHP Rp13.000 per kilogram, telur Rp90.000 per rak, Minyakita Rp15.700 per liter, serta daging sapi Rp140.000 per kilogram," ujarnya yang juga sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua.
Dia menjelaskan, harga-harga yang tertera tersebut masih dalam kategori aman hanya saja tim menemukan sebagian pengecer menjual Minyakita di atas harga eceran tertinggi karena belum terdaftar sebagai mitra Bulog.
"Untuk itu kami minta dinas terkait langsung berkoordinasi untuk membantu proses penerbitan Nomor Induk Berusaha agar pengecer dapat menjadi mitra resmi dan menjual sesuai ketentuan," katanya lagi.
Dia menambahkan, selain pasar, Satgas juga mengecek gudang distributor. Stok beras premium tercatat sekitar 61.545 kilogram, minyak goreng sekitar 8.000 karton, dan gula sekitar 150 ton. Secara umum, ketersediaan bahan pokok dinilai dalam kondisi aman.
"Seluruh kegiatan pengawasan wajib dilaporkan secara berkala kepada pusat sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi. Satgas Pangan bersama instansi terkait berkomitmen terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Papua Selatan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
