
Gubernur Papua minta rumah sakit tetap siaga hingga setelah Idul Fitri 2026

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D Fakhiri meminta seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, tetap siaga memberikan pelayanan kesehatan hingga beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Pada beberapa waktu lalu saya bersama penjabat sekda serta para asisten melakukan sidak terbatas dengan mengecek pelayanan pasien dan semua rumah sakit telah siaga," katanya di Jayapura, Selasa.
Ia mengatakan pelayanan rumah sakit menjadi perhatian utama pemerintah sehingga tidak ada alasan masyarakat meninggal karena tidak mendapatkan pelayanan medis.
"Saat sidak mulai dari rumah sakit Yowari, Kabupaten Jayapura sampai dengan rumah sakit Jayapura di mana semua sudah siaga termasuk kesiapan para tenaga media melayani pasien selama masa libur hari raya Idul Fitri," ujarnya.
Dia menjelaskan kesiapsiagaan tenaga medis menjadi hal penting guna mengantisipasi lonjakan pasien setelah masa libur panjang Lebaran.
“Dan saya berharap seluruh tenaga medis tetap siap siaga untuk melayani masyarakat," katanya.
Dia menambahkan pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti meskipun dalam suasana libur keagamaan, mengingat potensi peningkatan kebutuhan layanan medis sering terjadi pada periode tersebut.
"Meski begitu kami masih menemui sejumlah kekurangan di fasilitas kesehatan yang perlu segera dibenahi secara bertahap. Kekurangan pasti ada, tetapi yang paling penting adalah tenaga medis siap melayani pasien,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya menyoroti perlunya pengaturan distribusi pasien antar-rumah sakit guna menghindari penumpukan, terutama di instalasi gawat darurat (IGD) yang berisiko terhadap keselamatan pasien.
"Saya meminta Dinas Kesehatan setempat segera berkoordinasi dengan seluruh pimpinan rumah sakit agar pelayanan tetap optimal dan merata," katanya.
Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen terus melakukan pembenahan sistem layanan kesehatan, termasuk peningkatan tenaga medis, ketersediaan obat-obatan, serta penerapan layanan terpadu satu pintu guna memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
