Logo Header Antaranews Papua

Kemenhut dorong lima program utama terkait ekosistem hutan di Papua Pegunungan

Kamis, 23 April 2026 09:32 WIB
Image Print
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Johny Santoso memberikan sambutan pada sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s Fulo Net Sink 2030 di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua mendorong lima program utama di Indonesia terkait menjaga ekosistem hutan di seluruh tanah air khususnya di Papua Pegunungan.

Kepala BBKSDA Papua Johny Santoso di Wamena, Rabu mengatakan Indonesia’s Fulo Net Sink 2030 merupakan komitmen nasional untuk menjadikan sektor kehutanan dan penggunaan lahan sebagai penyerah bersih atau net sink emisi karbon pada tahun 2030.

“Indonesia’s Fulo Net Sink 2030 memiliki lima program prioritas di antaranya pengolahan hutan lestari, peningkatan cadangan karbon, konservasi keanekaragaman hayati, restorasi ekosistem gambut dan penegakan hukum dan penguatan kapasitas kelembagaan,” katanya.

Kemenhut RI menggelar sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s Fulo Net Sink 2030 di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan selama dua hari pada tanggal 21-22 April 2026.

Dia berharap melalui sosialisasi ini Papua Pegunungan dengan kekayaan hutan, alam dan keanekaragaman hayati yang tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target menurunkan emisi rumah kaca.

“Kegiatan Sub Nasional Indonesia’s Fulo Net Sink 2030 diselenggarakan di Papua Pegunungan sebagai wadah komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah dan para pemangku kepentingan khususnya dalam proses perencanaan dan implementasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan di daerah mengenai kebijakan Sub Nasional Indonesia’s Fulo Net Sink 2030, menyampaikan arah kebijakan strategis dan peran daerah dalam mendukung pencapaian Indonesia’s Fulo Net Sink 2030.

“Intinya kegiatan ini digelar untuk mendorong sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat adat dan pemangku kepentingan lainnya di Papua Pegunungan,” katanya.

Dia menambahkan narasumber dalam kegiatan Sub Nasional Indonesia’s Fulo Net Sink 2030 merupakan perwakilan dari pejabat tinggi madya dan pratama di lingkup Kemenhut RI.

“Tentu sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan di Papua Pegunungan mengenai Indonesia’s Fulo Net Sink 2030 serta terverifikasi data dan informasi awal yang dibutuhkan untuk mendukung program penurunan emisi rumah kaca sektor kehutanan di Papua Pegunungan,” ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhut dorong lima program utama terkait ekosistem hutan



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026