Logo Header Antaranews Papua

Bulog Papua gandeng UMKM dan bank gelar Gerakan Pangan Murah

Jumat, 8 Mei 2026 06:18 WIB
Image Print
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari saat meninjau stand GPM bertempat Halaman Kantor Bulog Papua, Kota Jayapura, Papua, Kamis (7/5). (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta sektor perbankan untuk menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Bulog.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari di Jayapura, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari yakni 7-8 Mei 2026 yang mana sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Melalui momentum HUT ke-59 ini kami melakukan kreasi dan inovasi dengan semangat kebersamaan bersama UMKM serta bekerja sama dengan BNI dan BRI untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat,” katanya usai membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kota Jayapura, Papua, Kamis (7/5).

Menurut Ahmad, kegiatan itu menjadi bentuk sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Papua.

"Dalam kegiatan tersebut kami menyediakan berbagai komoditas pangan strategis seperti beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium Sentra Ramos, minyak goreng, gula pasir serta produk-produk UMKM binaan," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk harga yang di jual yakni beras SPHP dengan ukuran lima kilogram dijual Rp58 ribu atau sekitar Rp11.600 per kilogram, lebih rendah dibanding harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.500 per kilogram.

"Selain itu, beras premium Sentra Ramos ukuran lima kilogram dipasarkan seharga Rp76 ribu dan minyak goreng merek Beofod dijual Rp20 ribu per liter," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sehingga daya beli tetap terjaga.

"Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah promosi bagi produk-produk UMKM lokal agar semakin dikenal masyarakat dan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil," ujarnya lagi.

Dia menambahkan apalagi antusiasme masyarakat pada hari pertama pelaksanaan cukup tinggi karena warga memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

"Selain pasar murah, rangkaian HUT ke-59 Bulog juga diisi dengan kegiatan sosial donor darah bekerja sama dengan BNI untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas kesehatan setempat," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026