Kemenhub sediakan angkutan perintis trayek pulau terluar
Senin, 25 Juli 2016 21:00 WIB
Ilustrasi kapal perintis (Foto: Antara News)
Biak (Antara Papua) - Kementerian Perhubungan menyediakan armada angkutan kapal perintis untuk melayani trayek pelabuhan Biak tujuan pulau terluar Mapia dan Kabupaten Supiori sebagai sarana transportasi angkutan penumpang dan barang.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Biak Numfor, Otto P. Wainggai di Biak, Senin, mengatakan, jalur angkutan armada perintis tujuan Biak-Mapia merupakan kebijakan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan fasilitas transportasi laut bagi warga di daerah kepulauan terluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kadishub Otto menyebut, jadwal keberangkatan penumpang kapal perintis pulau terluar Mapia berlangsung rutin setiap dua minggu sekali melayani angkutan transportasi warga pulau terluar Mapia dari pelabuhan laut Biak pulang pergi.
Sedangkan untuk layanan kapal perintis penumpang rute lain, menurut Kadishub Otto Wainggai, dengan rute Biak-Pulau Numfor, Biak-Serui, serta Biak-Manokwari, Provinsi Papua Barat dengan fery Indonesia PT ASDP dan kapal cepat ekspres.
"Khusus kapal milik Pemda Biak KM Yap Wairon tahun 2016 belum beroperasi melayani angkutan penumpang umum karena masih menunggu permintaan pihak ketiga sebagai pengelola operasional," katanya.
Dengan tersedianya angkutan laut kapal perintis dari Kemenhub, menurut Kadishub Otto Wainggai, sangat membantu kebutuhan masyarakat dalam berpergian ke Biak sekitarnya.
"Kehadiran kapal perintis juga sangat membantu pemenuhan kebutuhan angkutan untuk mendistribusikan hasil kebun dan perikanan ke wilayah kota Biak sekitarnya," ujarnya.
Hingga Senin pukul 18.00 aktivitas pelayanan operasional di pelabuhan laut Biak tampak berjalan lancar melayani angkutan penumpang serta kapal barang dari Jakarta dan Surabaya.(*)
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Biak Numfor, Otto P. Wainggai di Biak, Senin, mengatakan, jalur angkutan armada perintis tujuan Biak-Mapia merupakan kebijakan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan fasilitas transportasi laut bagi warga di daerah kepulauan terluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kadishub Otto menyebut, jadwal keberangkatan penumpang kapal perintis pulau terluar Mapia berlangsung rutin setiap dua minggu sekali melayani angkutan transportasi warga pulau terluar Mapia dari pelabuhan laut Biak pulang pergi.
Sedangkan untuk layanan kapal perintis penumpang rute lain, menurut Kadishub Otto Wainggai, dengan rute Biak-Pulau Numfor, Biak-Serui, serta Biak-Manokwari, Provinsi Papua Barat dengan fery Indonesia PT ASDP dan kapal cepat ekspres.
"Khusus kapal milik Pemda Biak KM Yap Wairon tahun 2016 belum beroperasi melayani angkutan penumpang umum karena masih menunggu permintaan pihak ketiga sebagai pengelola operasional," katanya.
Dengan tersedianya angkutan laut kapal perintis dari Kemenhub, menurut Kadishub Otto Wainggai, sangat membantu kebutuhan masyarakat dalam berpergian ke Biak sekitarnya.
"Kehadiran kapal perintis juga sangat membantu pemenuhan kebutuhan angkutan untuk mendistribusikan hasil kebun dan perikanan ke wilayah kota Biak sekitarnya," ujarnya.
Hingga Senin pukul 18.00 aktivitas pelayanan operasional di pelabuhan laut Biak tampak berjalan lancar melayani angkutan penumpang serta kapal barang dari Jakarta dan Surabaya.(*)
Pewarta : Pewarta: Muhsidin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papeg sediakan ambulans optimalkan layanan kesehatan antar-kabupaten
16 November 2025 7:23 WIB
Pemkab Biak Numfor 2026 sediakan bantuan transportasi petani OAP di kampung
08 November 2025 15:19 WIB
Pemkab Biak Numfor sediakan bus sekolah gratis dukung pendidikan Pulau Numfor
11 October 2025 22:11 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
SMK Paniai sebut program pendidikan gratis ringankan beban orang tua siswa
04 February 2026 7:44 WIB