Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Biak Numfor 2026 sediakan bantuan transportasi petani OAP di kampung

Sabtu, 8 November 2025 15:19 WIB
Image Print
Bupati Biak Numfor, Papua Markus Octovianus Mansnembra (duduk No1 depan kiri) dan Wakil Bupati Jimmy CR Kapissa (No2 duduk depan kiri) menghadiri sidang rancangan APBD tahun anggaran 2026,Sabtu (8/11) di DPRK Biak. ANTARA/Muhsidin.
Mekanisme dengan kartu tani

Biak (ANTARA) - Bupati Biak Numfor, Papua Markus Octovianus Mansnembra menyebut, pemda pada 2026 menggandeng Perum Damri untuk menyediakan bantuan transportasi petani orang asli Papua (OAP) guna membantu pemasaran hasil kebun petani dari kampung ke kota Biak.

"Setiap petani di berbagai kampung yang sudah punya kartu tani ketika hasil panennya sudah mau dijual maka dapat dibantu dengan ketersediaan angkutan Damri," kata Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra di Biak, Sabtu.

Ia mengharapkan, adanya kebijakan Pemda untuk membantu angkutan hasil petani dapat memperoleh dukungan dari anggota DPRK.

Ia mengatakan, apabila penggunaan dana Otonomi Khusus (OTSUS) memungkinkan, maka pemda juga menyediakan transportasi pergi-pulang bagi petani dalam menjual hasil kebun.

"Khusus untuk bantuan transportasi Damri khusus ke petani melalui mekanisme Kartu Tani. Ya, petani cukup menunjukkan kartu tani untuk mendapatkan layanan bus Damri," katanya.

Bupati Markus menyebut, hasil kebun petani bisa dijual ke pasar dan tidak perlu menanggung biaya transportasi.

Diakuinya, program untuk menyediakan angkutan Damri bagi siswa dan petani di Kabupaten Biak Numfor merupakan kebijakan yang sangat menyentuh kebutuhan siswa maupun petani orang asli Papua.

Bupati Markus mengatakan, penyediaan layanan angkutan antar jemput anak sekolah terus ditingkatkan, khususnya bagi siswa di Distrik Biak Barat, Biak Utara, dan Pulau Numfor.

"Hal ini bertujuan guna mendukung akses pendidikan yang merata dan aman bagi anak," katanya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026