Pemprov Papua siap bantu PNG buka kembali penerbangan ke Jayapura
Senin, 7 November 2016 12:12 WIB
Ilustrasi rute penerbangan internasional (Foto: Antara News)
Port Moresby, PNG (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi Papua siap membantu Papua Nugini (PNG) bila serius ingin membuka kembali rute penerbangan internsional dari wilayah PNG ke Jayapura.
"Kami sudah siap membantu bila PNG ingin membuka kembali penerbangan ke Jayapura, atau ke wilayah mana saja," kata Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, kepada Antara di sela-sela pertemuan antarpejabat perbatasan atau Border Laision Meting (BLM) 2016 antara RI-Papua Nugini (PNG), yang berlangsung di Port Moresby, Ibu Kota Papua Nugini, Senin.
Klemen Tinal yang bertindak selaku Ketua Delegasi RI mengatakan salah satu perusahaan penerbangan PNG yakni Air Nugini, memang pernah terbang ke Jayapura dengan rute Port Moresby-Wewak-Vanimo-Jayapura.
Namun penerbangan tersebut sudah terhenti dan diharapkan kembali dibuka mengingat banyaknya warga kedua negara, khususnya PNG yang berkunjung ke Jayapura.
Selama ini, kata Klemen Tinal, warga PNG yang ingin berkunjung ke Jayapura atau wilayah lainnya terlebih dahulu harus singgah di Vanimo dan melanjutkan perjalanan melalui darat ke Jayapura.
Selain itu, dapat ditempuh melalui Brisbane-Denpasar atau Singapora-Jakarta.
"Bila rute penerbangan ke Jayapura embali dibuka maka dapat mempermudah masyarakat untuk ke Papua atau daerah lainnya di Indonesia," kata Klemen Tinal.
Kepala Badan Perbatasan dan Kerja sama Luar Negeri (BPKLN) Pemprov Papua Suzana Wanggai mengatakan PNG berencana membuka rute penerbangan Mounth Hagen-Jayapura.
"Rencana pembukaan penerbangan sudah disampaikan delegasi PNG dalam BLM sebelumnya," katanya.
Pertemuan antarpejabat perbatasan RI-PNG itu dijadwalkan berlangsung hingga 8 Nopember 2016. (*)
"Kami sudah siap membantu bila PNG ingin membuka kembali penerbangan ke Jayapura, atau ke wilayah mana saja," kata Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, kepada Antara di sela-sela pertemuan antarpejabat perbatasan atau Border Laision Meting (BLM) 2016 antara RI-Papua Nugini (PNG), yang berlangsung di Port Moresby, Ibu Kota Papua Nugini, Senin.
Klemen Tinal yang bertindak selaku Ketua Delegasi RI mengatakan salah satu perusahaan penerbangan PNG yakni Air Nugini, memang pernah terbang ke Jayapura dengan rute Port Moresby-Wewak-Vanimo-Jayapura.
Namun penerbangan tersebut sudah terhenti dan diharapkan kembali dibuka mengingat banyaknya warga kedua negara, khususnya PNG yang berkunjung ke Jayapura.
Selama ini, kata Klemen Tinal, warga PNG yang ingin berkunjung ke Jayapura atau wilayah lainnya terlebih dahulu harus singgah di Vanimo dan melanjutkan perjalanan melalui darat ke Jayapura.
Selain itu, dapat ditempuh melalui Brisbane-Denpasar atau Singapora-Jakarta.
"Bila rute penerbangan ke Jayapura embali dibuka maka dapat mempermudah masyarakat untuk ke Papua atau daerah lainnya di Indonesia," kata Klemen Tinal.
Kepala Badan Perbatasan dan Kerja sama Luar Negeri (BPKLN) Pemprov Papua Suzana Wanggai mengatakan PNG berencana membuka rute penerbangan Mounth Hagen-Jayapura.
"Rencana pembukaan penerbangan sudah disampaikan delegasi PNG dalam BLM sebelumnya," katanya.
Pertemuan antarpejabat perbatasan RI-PNG itu dijadwalkan berlangsung hingga 8 Nopember 2016. (*)
Pewarta : Pewarta: Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua Selatan-Universitas Indonesia kerja sama bidang pendidikan program magister
18 April 2026 11:05 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pertamina Papua bersama Pemkab Biak Numfor bersinergi jaga pasokan LPG tetap aman
17 April 2026 8:46 WIB