Anggota Brimob dikeroyok sekelompok pemuda di Deyai
Senin, 17 April 2017 10:53 WIB
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: Antara News)
Jayapura (Antara Papua) - Satu dari tiga anggota Brimob BKO Polres Paniai alami luka-luka setelah dikeroyok oleh sekelompok pemuda yang dipengaruhi minuman beralkohol di terminal Waghete, Distrik Tigi, Kabupaten Deyai, Papua.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, mengatakan pengeroyokan itu terjadi pada Sabtu (15/4) sekitar pukul 15.15 WIT.
"Peristiwa itu terjadi ketika tiga anggota Brimob BKO Polsek Tigi, yakni Brigadir Romansyah (35), Bripda Steven Bob Entong (25) dan Bharatu Herman Tutupari (23) menggunakan mobil Kijang Innova dari Pos menuju Pasar Waghete dengan maksud untuk berbelanja," katanya.
Ketika sampai di TKP, tepatnya di Jalan Trans Enaro Wagete depan Terminal Waghete, kata Kamal, ketiga anggota Brimob itu dihadang oleh sekitar enam pemuda yang sedang dipengaruhi minuman beralkohol.
"Anggota Brimob meminta permisi untuk lewat namun mereka tetap menghadang mobil, lalu anggota turun dari mobil untuk berkoordinasi dan meminta permisi lagi namun justru para pelaku tersebut mengeluarkan kata-kata kotor terhadap anggota dan langsung memukuli anggota," katanya.
"Masyarakat sekitar TKP bukan melerai malah ikut mengeroyok ketiga anggota Brimob tersebut, tapi Bripda Steven Bob Entong yang berhasil lolos dengan naik ojek menuju ke Pos Brimob untuk melaporkan kejadian," sambungnya.
Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Kamal, Danton Brimob Iptu A Djafar bersama beberapa anggota mendatangi TKP untuk membubarkan massa serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
"Setelah melakukan pengejaran anggota Brimob berhasil mengamankan dua orang warga bernama AT (35) dan MD (33). Keduanya sementara diamankan ke Mapolsek Tigi untuk proses hukum lebih lanjut," katanya.
Sementara langkah-langkah yang telah di ambil oleh anggota Mapolsek Tigi yakni mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya.
"Sedangkan anggota Unit Reskrim Mapolsek telah meminta keterangan para saksi dan membuat laporan polisi untuk kepentingan penyidikan serta meminta visum terhadap salah satu anggota Brimob yang mengalami luka memar dibagian wajah," katanya.
Kepala Bagian Perencanaan Polres Paniai Kompol Pahri Amd bersama Danton Brimob BKO Iptu A Djafar melakukan koordinasi dengan Kepala Suku Besar Kabupaten Deiyai Frans Mote dan beberapa tokoh lainnya di Mapolsek Tigi agar masyarakat lainnya tidak terprovokasi atas kejadian tersebut.
"Karena permasalahan ini telah di tangani oleh Mapolsek Tigi sehingga situasi keamanan di Kabupaten Deiyai tetap terjaga," katanya. (*)
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, mengatakan pengeroyokan itu terjadi pada Sabtu (15/4) sekitar pukul 15.15 WIT.
"Peristiwa itu terjadi ketika tiga anggota Brimob BKO Polsek Tigi, yakni Brigadir Romansyah (35), Bripda Steven Bob Entong (25) dan Bharatu Herman Tutupari (23) menggunakan mobil Kijang Innova dari Pos menuju Pasar Waghete dengan maksud untuk berbelanja," katanya.
Ketika sampai di TKP, tepatnya di Jalan Trans Enaro Wagete depan Terminal Waghete, kata Kamal, ketiga anggota Brimob itu dihadang oleh sekitar enam pemuda yang sedang dipengaruhi minuman beralkohol.
"Anggota Brimob meminta permisi untuk lewat namun mereka tetap menghadang mobil, lalu anggota turun dari mobil untuk berkoordinasi dan meminta permisi lagi namun justru para pelaku tersebut mengeluarkan kata-kata kotor terhadap anggota dan langsung memukuli anggota," katanya.
"Masyarakat sekitar TKP bukan melerai malah ikut mengeroyok ketiga anggota Brimob tersebut, tapi Bripda Steven Bob Entong yang berhasil lolos dengan naik ojek menuju ke Pos Brimob untuk melaporkan kejadian," sambungnya.
Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Kamal, Danton Brimob Iptu A Djafar bersama beberapa anggota mendatangi TKP untuk membubarkan massa serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
"Setelah melakukan pengejaran anggota Brimob berhasil mengamankan dua orang warga bernama AT (35) dan MD (33). Keduanya sementara diamankan ke Mapolsek Tigi untuk proses hukum lebih lanjut," katanya.
Sementara langkah-langkah yang telah di ambil oleh anggota Mapolsek Tigi yakni mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya.
"Sedangkan anggota Unit Reskrim Mapolsek telah meminta keterangan para saksi dan membuat laporan polisi untuk kepentingan penyidikan serta meminta visum terhadap salah satu anggota Brimob yang mengalami luka memar dibagian wajah," katanya.
Kepala Bagian Perencanaan Polres Paniai Kompol Pahri Amd bersama Danton Brimob BKO Iptu A Djafar melakukan koordinasi dengan Kepala Suku Besar Kabupaten Deiyai Frans Mote dan beberapa tokoh lainnya di Mapolsek Tigi agar masyarakat lainnya tidak terprovokasi atas kejadian tersebut.
"Karena permasalahan ini telah di tangani oleh Mapolsek Tigi sehingga situasi keamanan di Kabupaten Deiyai tetap terjaga," katanya. (*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Brimob Polda Papua membangun tenda di Asotipo bantu warga terkena bencana
11 December 2025 16:40 WIB
Satgas Damai Cartenz tangkap anggota KKB terkait penembakan personel Brimob
21 August 2025 14:48 WIB
Jenazah anggota Brimob Brigpol Arif korban KKB dimakamkan di Pangkal Pinang
14 August 2025 18:18 WIB
Kapolres Nabire: dua personel Brimob gugur dianiaya dan ditembak anggota KKB
13 August 2025 18:29 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polres Jayapura perkuat komitmen zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi
23 April 2026 9:33 WIB
Polres Jayawijaya sebut jalan penghubung tiga kabupaten Papua Pegunungan terputus
21 April 2026 12:34 WIB