RSUD Jayapura bekerja sama dengan lima rumah sakit luar Papua
Selasa, 27 Februari 2018 17:42 WIB
RSUD Dok II Jayapura, di Kota Jayapura, Papua. (Foto: Antaranews Papua/Alfian Rumagit)
Jayapura (Antaranews Papua) - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, Provinsi Papua, bekerja sama dengan lima rumah sakit luar Papua guna melayani pasien pengguna Kartu Papua Sehat yang dirujuk untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.
Kelima rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta dan Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUPP) Jakarta.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jayapura, Aloysius Giyai ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Selasa, mengaku sudah menandatangani nota kesepahaman kerja antara RSUD Jayapura dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat pada Senin (26/2).
Menurut dia, kerja sama itu dilakukan dalam rangka menangani pasien rujukan yang dirujuk dari RSUD Jayapura ke RSCM Jakarta.
"Saya sudah tandatangani kerjasama itu secara resmi, dengan demikian pasien rujukan dari RSUD Jayapura ke RSCM Jakarta dapat dilayani," ujar Aloysius yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Papua itu.
Tahun ini RSUD Jayapura sudah bisa merujuk pasien ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan pengobatan dan pelayanan kesehatan lebih lanjut.
Dia mengatakan kerja sama serupa juga sudah dilakukan dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar yang diwakili oleh Wakil Direktur RSUD Jayapura, Nensi yang juga dilakukan pada Senin (26/2).
Pekan depan, kata dia, pihaknya menandatangani nota kesepahaman kerja dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta, dan Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUPP) Jakarta.
Setelah penandatanganan kerja sama itu, kelima rumah sakit itu bisa dimanfaatkan oleh orang asli Papua yang dirujuk dengan menggunakan Kartu Papua Sehat (KPS). (*)
Kelima rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta dan Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUPP) Jakarta.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jayapura, Aloysius Giyai ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Selasa, mengaku sudah menandatangani nota kesepahaman kerja antara RSUD Jayapura dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat pada Senin (26/2).
Menurut dia, kerja sama itu dilakukan dalam rangka menangani pasien rujukan yang dirujuk dari RSUD Jayapura ke RSCM Jakarta.
"Saya sudah tandatangani kerjasama itu secara resmi, dengan demikian pasien rujukan dari RSUD Jayapura ke RSCM Jakarta dapat dilayani," ujar Aloysius yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Papua itu.
Tahun ini RSUD Jayapura sudah bisa merujuk pasien ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan pengobatan dan pelayanan kesehatan lebih lanjut.
Dia mengatakan kerja sama serupa juga sudah dilakukan dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar yang diwakili oleh Wakil Direktur RSUD Jayapura, Nensi yang juga dilakukan pada Senin (26/2).
Pekan depan, kata dia, pihaknya menandatangani nota kesepahaman kerja dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta, dan Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUPP) Jakarta.
Setelah penandatanganan kerja sama itu, kelima rumah sakit itu bisa dimanfaatkan oleh orang asli Papua yang dirujuk dengan menggunakan Kartu Papua Sehat (KPS). (*)
Pewarta : Musa Abubar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Jayapura harap partai politik penerima dana hibah tingkatkan kualitas demokrasi
15 April 2026 10:52 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan pastikan kerja sama dengan BPJS Kesehatan berlanjut
16 April 2026 19:16 WIB
Pemprov tegaskan "Bangga Kencana" jadi pilar utama pembangunan keluarga Papua
15 April 2026 7:04 WIB