Dishub Asmat segera operasikan sejumlah lapter perintis
Jumat, 27 April 2018 21:10 WIB
Aktivitas penerbangan di Bandara Ewer, Kabupaten Asmat, Papua. (Foto: Humas Pemkab Asmat/Eman)
Asmat (AntaranewsPapua) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Asmat, Papua, segera mengoperasikan kembali sejumlah lapangan terbang (lapter) perintis di wilayah itu.
Lapter dimaksud antara lain di Obio dan Cumoro.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asmat Pieter Dallung di Asmat, Jumat, mengatakan pemerintah setempat bermaksud membuka bandara perintis yang selama ini tidak beroperasional.
"Ini merupakan upaya untuk memberikan akses transportasi masyarakat. Tahun lalu, pemerintah daerah telah mengoperasikan lapter perintis di Suru-Suru," ujarnya.
"Kita membuka lapter perintis yang ada di distrik-distrik, seperti di Obio dan Cumoro. Kalau yang di Suru-Suru itu pesawat sudah masuk,” sambung Dallung.
Ia mengatakan lapter Obio dan Cumoro bakal dikembangkan pada 2019.
Untuk Obio, pemerintah memperpanjang landasan pacu. Sementara di Cumoro, dilakukan peningkatan landasan (runway).
"Tahun ini diusulkan dua lapter itu untuk program kegiatan 2019. Kalau Suru-Suru sudah ada penerbangan rutin itu dari Merauke, Kamur, Ewer dan Suru-Suru," kata dia.
Menurut dia, potensi lapter perintis di Asmat cukup banyak dan sudah seharusnya dikembangkan untuk memudahkan akses masyarakat di kabupaten itu.
"Ada di Bayun, Cumoro, Ayip, Kamur dan Suru-Suru. Umumnya lapter-lapter ini dibangun misi dulu. Ada 5 lapter, dan kita ingin aktifkan supaya transportasi semakin terbuka," ujar dia.
Ia menambahkan pengembangan bandara perintis di daerah itu diusulkan melalui musyawarah rencana pembangunan tingkat kabupaten.
"Sudah dibawa ke tingkat provinsi. Mudah-mudahan diterima dan selanjutnya diprogramkan," kata dia. (*)
Lapter dimaksud antara lain di Obio dan Cumoro.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asmat Pieter Dallung di Asmat, Jumat, mengatakan pemerintah setempat bermaksud membuka bandara perintis yang selama ini tidak beroperasional.
"Ini merupakan upaya untuk memberikan akses transportasi masyarakat. Tahun lalu, pemerintah daerah telah mengoperasikan lapter perintis di Suru-Suru," ujarnya.
"Kita membuka lapter perintis yang ada di distrik-distrik, seperti di Obio dan Cumoro. Kalau yang di Suru-Suru itu pesawat sudah masuk,” sambung Dallung.
Ia mengatakan lapter Obio dan Cumoro bakal dikembangkan pada 2019.
Untuk Obio, pemerintah memperpanjang landasan pacu. Sementara di Cumoro, dilakukan peningkatan landasan (runway).
"Tahun ini diusulkan dua lapter itu untuk program kegiatan 2019. Kalau Suru-Suru sudah ada penerbangan rutin itu dari Merauke, Kamur, Ewer dan Suru-Suru," kata dia.
Menurut dia, potensi lapter perintis di Asmat cukup banyak dan sudah seharusnya dikembangkan untuk memudahkan akses masyarakat di kabupaten itu.
"Ada di Bayun, Cumoro, Ayip, Kamur dan Suru-Suru. Umumnya lapter-lapter ini dibangun misi dulu. Ada 5 lapter, dan kita ingin aktifkan supaya transportasi semakin terbuka," ujar dia.
Ia menambahkan pengembangan bandara perintis di daerah itu diusulkan melalui musyawarah rencana pembangunan tingkat kabupaten.
"Sudah dibawa ke tingkat provinsi. Mudah-mudahan diterima dan selanjutnya diprogramkan," kata dia. (*)
Pewarta : Eman
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Asmat membantu tingkatkan penerangan warga Kampung Yepem lewat solar sel
30 November 2025 12:33 WIB
Polres Asmat masih selidiki penganiayaan akibatkan Briptu Abraham meninggal dunia
02 November 2025 18:02 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bulog sebut realisasi penyaluran bantuan pangan di Papua capai 8.107 ton beras
15 May 2026 19:01 WIB
Pemprov Papua sediakan 500 lowongan bagi pencaker melalui Bursa Kerja di Jayapura
12 May 2026 16:55 WIB
PLN gandeng Kodam Cenderawasih perkuat pengamanan pembangunan kelistrikan Papua
10 May 2026 14:44 WIB
Wamen Angga sebut Papua harus jadi bagian pusat konektivitas digital Asia Pasifik
08 May 2026 14:42 WIB